KOLAKA,WN—Sebagai bentuk wujud bukti komitmen keberlanjutan pada lingkungan Indonesia Growth Project(IGP) Pomalaa PT Vale Indonesia,Tbk membangun Nursery atau pusat pembibitan pada area Kebun Raya Kolaka terletak di Desa Lalonggolosua Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra).
Untuk mengetahui sejauhmana perkembangan proyek IGP Pomalaa, serta mempererat hubungan antara wartawan dari berbagai media, melalui site tour ke area proyek yang dilaksanakan oleh IGP Pomalaa pada(24/7/2025) sejumlah wartawan dari Kendari dan Kolaka melakukan kunjungan ke berbagai lokasi pembangunan proyek IGP Pomalaa PT Vale Indonesia.
Rombongan wartawan didampingi oleh Tim External Vale, Mirwanto Muda, mengawali dengan melihat langsung perkembangan proyek pembangunan Nursery pada areal Kebun Raya Lalonggolosua Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka. Setibanya di lokasi Proyek Nursery Kebun Raya Kolaka, Jr Reclamation and Revegetation Engineer IGP Pomalaa menjelaskan kepada wartawan terkait perkembangan proyek Nursery yang rencananya pada November 2025 sudah bisa clear.
Delwin menjelaskan bahwa proyek Nursery di atas lahan seluas 4,62 hektare ini, dibangun untuk lahan pembibitan, perkantoran(Office), open Good area, green house area, pengolah limbah, laboratorium culture jaringan, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Dikatakannya lahan yang disiapkan oleh Pemda Kolaka seluas 4,62 hektare di atas lahan Kebun Raya Kolaka dibangun sepenuhnya oleh PT VI IGP Pomalaa, sebagai areal pembibitan berbagai tanaman, bisa menghasilkan bibit tanaman sebanyak tujuh ratus ribu bibit pohon dalam setahun. Bibit ini akan didatangkan sebagian besar dari Surowako dan bibit tanaman lokal.
“Hal ini dipersiapkan untuk kepentingan Vale itu sendiri dalam melakukan reklamasi termasuk perusahaan pertambangan lain yang ada di wilayah Pomalaa.” Selain itu tentunya juga akan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat wilayah sekitar,”ungkap Delwin.(**)













