Berita  

Baznas Kolaka Kembali Salurkan Bantuan Kepada Warga Wundulako Tidak Mampu

KOLAKA,WN—Badan Amil Zakat Nasiomal(Baznas) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kembali salurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang tidak mampu. Sebanyak lima orang warga Kecamatan Wundulako yang tidak mampu sama sekali tidak memiliki mata pencaharian yang tetap dan hidup sebatang kara.

Kelima warga yang tidak mampu tersebut ditemukan oleh Farida salah seorang petugas Unit Pengumpul Zakat(UPZ) Kecamatan Wundulako setelah melakukan penelusuran terhadap warga tidak mampu sehingga hal itu disampaikan kepada Baznas Kolaka. Selanjutnya Baznas Kolaka langsung mengambil tindakan untuk memberikan bantuan tersebut sekedar menopang hidupnya. Penerima bantuan sembako tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Baznas Kolaka H Nur Syamsul didampingi Wakil Ketua Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Uzdtas Agus Ahsan kepada penerima berlangsung di kantor Baznas Kolaka pada(19/5/2026).

Usai menyerahkan bantuan, Ketua Baznas Kolaka ditemui media ini di tempat yang sama mengungkapkan bahwa kelima orang warga yang menerima bantuan ini hidupnya sebatang kara tanpa memiliki keluarga untuk menopang kelangsungan hidupnya. “Jadi kalau melihat dari keluarganya hidup sebatang kara dan tanpa memiliki pekerjaan, tidak memiliki aset artinya warga ini tidak memiliki apa apa,”ungkap Nur Syamsul.

Ia juga mengapresiasi kepada petugas UPZ dalam tugasnya bisa melakukan penelusuran dan melakukan pendataan kepada warga tidak mampu.”Jadi data yang diserahkan oleh UPZ ini selanjutnya langsung ditindak lanjuti Baznas di lapangan, dan bantuan yang disalurkan ini adalah zakat dan infaq yang dikumpulkan oleh umat,”ujarnya.

Dikatakannya Baznas ini adalah perpanjangantangan dari Pemerintah Pusat dan daerah untuk membantu masyarakat yang berkurang sehingga tidak ada yang kekurangan makanan, mencegah jangan ada warga terkena busung lapar.”Jadi keberadaan Baznas ini salah satunya membantu masyarakat tidak mampu, jangan sampai menderita busung lapar karena kekurangan makanan di rumahnya,”ujar Nur Syamsul.

Ia juga berpesan kepada semua kalangan dunia usaha maupun warga yang memiliki kemampuan financial untuk menyalurkan zakat dan infaqnya kepada Baznas, dan selanjutnya disalurkan kepada sesama warga yang tidak mampu.”Kalau ada kelebihan harta yang dikasih kita oleh Tuhan, infaqkanlah. Karena di dalam surat Al-Munafiqun ayat 10 itu Allah berfirman, wa anfiqu mimma razaknakum min qabli ya’tiya ahadakumul maut. Infaqkanlah sedikit, sebagian harta yang saya titipkan kepadamu sebelum kematianmu datang,”ungkap Nur Syamsul mengutip ayat dari Alqur’an.

Sehingga kata Nur Syamsul dengan zakat itu bisa membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan.” Karena Allah, amal jariyah manusia yang tidak habis walaupun kita sudah jadi tulang belulang adalah sedekah. Karena selama orang menikmati sedekah jalan terus kita punya amal jariah,”ujarnya.(**)

>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *