KOLAKA,WN— Bupati Kolaka H Amri Djamaluddin menekankan akan pentingnya akhlak mulia bagi siswa XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka yang baru saja lulus, dan akan menempuh pendidikan diatasnya.
“Di era teknologi dan digitalisasi saat ini, ada yang namanya kecerdasan IA. Untuk itu dituntut bukan hanya mengandalkan cerdas akademik, tapi yang utama karakter dan akhlak yang mulia,” kata Bupati Kolaka Amri Djamaluddin, saat memberikan sambutan pada acara ramah tamah dan perpisahan siswa kelas XII MAN 1 Kolaka, Senin (04/05/2026) di gedung Islamic Center.
Bupati menegaskan, kalau soal kecerdasan, belajar sendiri atau otodidak bisa dilakukan. Tapi masalah karakter ini menjadi tantangan bangsa dan pekerjaan rumah bagi siswa MAN 1 Kolaka yang telah lulus, dan nantinya akan menjadi penerus untuk memperbaiki bangsa ini lebih baik lagi kedepan.
“Terus belajar, jangan cepat puas dan jangan takut gagal, karena keberhasilan tidak datang secara instan, tapi perlu perjuangan dan tantangan,” katanya.
Bupati mengungkapkan, tidak terasa 3 tahun siswa belajar di MAN 1 Kolaka dan sekarang akan meninggalkan. Kisah hidup yang paling banyak kenangan adalah di bangku Aliyah atau SMA. Begitu banyak cerita suka dan duka, apalagi diusia Aliyah tempatnya anak mencari jati diri.
“Banyak cerita, banyak hal baik yang jadi kenangan untuk diingat dimasa depan,” ungkapnya.

Amri juga menyampaikan bahwa keberhasilan siswa menyelesaikan studi di MAN, bukan hanya perjuangan anak sendiri, tapi ada campur tangan orang tua yang setiap malam berdoa untuk putra-putrinya. Begitupun doa dari guru-guru yang menginginkan anak didiknya baik dan sukses.
“Karena itu hendaklah hormat dan taat pada orang tua dan guru-guru mu,” harapnya.
Tak lupa Bupati Kolaka menyampaikan bahwa mulai tahun 2026 ini, Pemda Kolaka juga akan memberikan seragam sekolah gratis pada sekolah yang dikelolah Kementrian Agama. Begitupun siswa Kemenag yang kurang mampu akan diberikan kartu pintar beramal.
Bupati juga membantu Rp 100 juta untuk pembangunan masjid MAN 1 Kolaka, serta bangunan UKS yang akan diserahkan kepada perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kolaka untuk dana CSRnya. Hal ini menjawab keluhan dari Kepala MAN 1 Kolaka H Abdul Rahim yang mengaku selama ini Pemda menganak tirikan MAN hanya karena berada dibawah Kemenag, pada hal yang sekolah di MAN semua anak-anak Kolaka.
Kepala MAN H Abdul Rahim,MPd sebelumnya mengatakan, MAN 1 Kolaka menjalankan program kementrian agama yakni kurikulum berbasis cinta, memiliki 4 aspek yakni membangun cinta pada Allah, membangun cinta sesama manusia, membangun cinta kepada alingkungan hidup, membangun cinta kepada bangsa dan agama.
Abdul Rahim juga menyampaikan bahwa MAN 1 Kolaka juga menjalankan program sejalan dengan misi Pemda Kolaka berkeadilan, maju dan unggul. Apa yang diprogramkan Bupati juga dijalankan di madrasah yang dipimpinnya. (*)













