KOLAKA,WN–Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Muh Haerul Efendy ditemui media ini di ruang kerjanya pada(13/10/20260) menegaskan komitmennya selalu siaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan(Karhutla) serta potensi bencana lainnya yang dapat menimpa masyarakat dimusim kemarau ini.
Dikatakannya bahwa potensi kebakaran hutan menjadi perhatian serius BPBD tidak hanya berfokus pada penanganan Karhutla, tetapi juga siap merespons berbagai kejadian bencana lainnya, seperti angin kencang, dan pohon tumbang. “Personil kami selalu siaga 24 jam memberikan pertolongan kepada warga mengalami bencana,”ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada warga agar jangan membuang puntung rokok sembarangan ditempat memudahkan menimbulkan kebakaran, apalagi dalam situasi saat ini kata Fendy asap kiriman dari luar Sultra bisa mengancam Kesehatan, setiap keluar rumah atau berkendara agar memakai pelindung masker. Fendy juga sejumlah bencana yang telah menimpa warga Kolaka selama ini yakni terjadinya tanah longsor di Desa Lana Kecamatan Wolo pada April 2026 lalu, akibat hujan deras sehingga kondisi tanah labil akibat pengambilan timbunan tanah, bencana ini kata Fendy berdampak terhadap rusaknya dua unit rumah warga, fasilitas umum, dan terdampak kepada tiga kepala keluarga dengan jumlah sembilan jiwa.
Selain itu kebaran rumah menimpa warga Kelurahan 19 November, Kecamatan Wundulako, salah satu penyebab kebakaran akibat ulah oknum masyarakat yang membuang puntung rokok sembarangan dan merambat ke vegatasi kering, yang membakar kurang lebih 2,5 hektare hutan pinggir jalan poros kolaka kendari tepatnya di KM 17 terbakar, upaya yang dilakukan BPBD melakukan pemadaman, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.(**)














