Pekerja Tambang Hanyut Terseret Arus di Sungai

Mobil yang di gunakan korban yang terseret arus sungai

Kolaka, WN – Satu dari enam orang karyawan salah satu perusahaan tambang di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara terseret arus sungai di Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa pada rabu (18/5).

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.30 WITA menjelang petang.

“Informasinya datang dari Pak Agus Porade Dantim Emergency Respon Grup PT Antam, bahwa telah terjadi kondisi menbahayakan nyawa manusia terhadap salah satu orang yang terseret arus sungai di Desa Sopura Kecamatan Pomalaa,” paparnya.

Tim SAR kemudian menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Dari laporan yang kami terima kronologisnya korban bersama enam rekannya hendak menyebrangi sungai dengan kendaraan double cabin selepas dari lokasi pertambangan, namun mobil hilang kendali karena terseret arus sungai, enam rekannya berhasil selamat dengan keluar dari mobil dan berenang ke tepi, sedangkan korban terbawa arus, dan hingga kini masih dinyatakan hilang,” terangnya.

Tim SAR gabungan, ERG PT Antam, aparat Polisi serta TNI setempat masih melakukan pencarian terhadap korban.

Adapun nama-nama yang selamat yaitu Arzan (L/42 th). Matias (L/54 th), Lapaselawi (L/48 th), Sudirman (L 52/th) dan Darwis Pile (L/59 th) dan Billi Tahir (L/32 th) yang merupakan driver. Sementara korban bernama Edward Sugiarta (L/36 th)  hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim Sar Gabungan. Dari informasi yang dihimpun mereka adalah pekerja tambang yang melakukan survey lokasi di IUP PT Toshida.  (*)

>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *