KOLAKA,WN—Karang Taruna Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kolaborasi dengan Kementrian Sosial(Kemensos) RI mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) di Kolaka.
Hal itu terungkap saat Karang Taruna memperingati Hut ke-65 dengan menggelar workshop kewirausahaan kolaboratif yang dilaksanakan di aula rumah adat Mekongga pada(27/9/2025).
Workshop tersebut dibuka oleh Direktorat Jenderal(Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kemensos melalui Kepala Sentra Meohai Kendari Muh Gunawan. Pada kesempatan tersebut Gunawan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Karang Taruna Kolaka yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi generasi muda.
“Karang Taruna bukan hanya organisasi kepemudaan, tetapi wadah pengabdian sosial yang strategis. Kewirausahaan ini adalah bukti nyata bahwa pemuda Kolaka siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.” Kami dari Kemensos berkomitmen terus mendukung lahirnya wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing,”ungkap Gunawan.
Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Kolaka, Indirwan yang akrab disapa Safron menekankan pentingnya kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dan dunia usaha dalam mengembangkan potensi UMKM di Kolaka.
“Workshop ini bukan sekadar pelatihan, tetapi ruang kolaborasi. “Kami ingin agar generasi muda Kolaka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin UMKM lokal bisa menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kolaka,”ungkap Safron.
Dikatakannya workshop kewirausahaan ini menghadirkan berbagai materi, mulai dari strategi pemasaran digital, akses permodalan, hingga inovasi produk berbasis kearifan lokal.
” Kita berharap kegiatan ini mampu mencetak wirausaha muda Kolaka yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional,” harapnya.
Selain itu Workshop juga dirangkaikan dengan sesi tanya jawab, diskusi dan interaktif peserta dan narasumber. Dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kolaka, Alfian, Kadis Koperasi Muh Jufri, serta Ketua Karang Taruna Kolaka Indirwan, bersama jajaran pengurus dan ratusan peserta dari kalangan pemuda dan pelaku UMKM.(**)













