KOLAKA,WN—Dosen Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) persentasikan inovasi pelestarian bahasa Mekongga pada konferensi internasional. Salah seorang dosen USN-Kolaka Dr.Kadaruddin berpartisipasi sebagai pemakalah pada The 13th International Conference on Language, Communication, and Society (LCS) 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unique Conference Canada
* Konferensi internasional tersebut diselenggarakan pada 13–14 Juli 2026 dan mempertemukan akademisi serta peneliti dari 12 negara untuk membahas perkembangan riset di bidang teknologi, bahasa, komunikasi, dan masyarakat.
* Makalah yang dipresentasikan berjudul “Integrating Artificial Intelligence, IoT, and Learning Analytics for Indigenous Language Preservation: Evidence from the Mekongga Language.”
* Penelitian menawarkan sebuah kerangka konseptual Smart Indigenous Language Learning Ecosystem (SILLE) sebagai model pembelajaran cerdas untuk mendukung pelestarian bahasa daerah.
* SILLE mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Learning Analytics dalam satu ekosistem pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan berbasis data. Ekosistem ini diaplikasikan melalui platform yang dirancang oleh Kadaruddin dan timnya bernama E-learning Mekongga Indonesia – Kolaka (EMI-Kolaka)
* Penelitian mengambil bahasa Mekongga, bahasa daerah di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, sebagai studi kasus pelestarian bahasa daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.
* Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi modern berpotensi meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam mempelajari bahasa daerah sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.
* Keikutsertaan dalam konferensi internasional ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan publikasi ilmiah internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan bahasa Mekongga kepada komunitas akademik global.
* Penelitian diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan sistem pembelajaran bahasa daerah berbasis teknologi serta dapat diadaptasi untuk pelestarian bahasa-bahasa terancam punah lainnya di Indonesia maupun dunia.
* Partisipasi dalam The 13th International Conference on Language, Communication, and Society 2026. menunjukkan komitmen USN Kolaka dalam menghasilkan inovasi penelitian yang berkontribusi pada pengembangan teknologi pendidikan sekaligus pelestarian bahasa khususnya Bahasa Mekongga dan budaya lokal di tingkat internasional.
Menurut Kadaruddin bahwa penggunaan teknologi yang terintegrasi dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik untuk mempelajari bahasa Mekongga.”Dengan teknologi ini kita bisa mempertahankan keberadaan bahasa Mekongga dimana bahasa Mekongga adalah salah satu bahasa yang terancam punah,”ujarnya.(**)













