KOLAKA, WN— Bupati Kolaka H Amri Djamaluddin saat melepas 431 jamaah Calon Haji (Calhaj) berharap senantiasa menjaga nama baik daerah dan negara, serta senantiasa mendoakan keberkahan dan ketentraman Kabupaten Kolaka ditempat-tempat mustajab (dikabulkan doa) di tanah suci.
“Kami berharap pada 431 calon jamaah haji asal Kolaka untuk selalu menjaga nama baik daerah, bangsa dan negara. Begitupun jika berada ditempat-tempat mustajab, seperti Raudhah, Padang Arafah atau tempat lainnya untuk mendoakan daerah Kabupaten Kolaka supaya senantiasa diberi keberkahan dan ketentraman,” harap Bupati saat melepas tamu Allah calon jamaah haji asal Kabupaten Kolaka di Masjid Agung Khaerah Ummah, Senin (11/05/2026).
Bupati berharap jamaah tidak menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan Allah, sebab menunggu selama 13 tahun bukanlah waktu yang singkat. Semua membutuhkan keteguhan hati, niat yang ikhlas dan kesabaran.
Selain itu, haji merupakan ibadah fisik dan penempaan mental. Karena itu hendaklah menjaga kesehatan, apalagi cuaca di tanah suci beda dengan cuaca di Kolaka, belum lagi jamaah akan menjalani perjalanan yang cukup panjang, diawali dari Kolaka menuju asrama haji Sudiang, kemudian penerbangan yang cukup lama menuju bandara Jeddah sebelum ke Mekkah.
“Perbanyaklah ibadah Sunnah di tanah suci, sebab pahalanya sangat besar,” katanya.
Bupati juga berharap jamaah haji asal Kabupaten Kolaka yang berjumlah 431 orang selalu dalam keadaan sehat wal afiat, serta nantinya yang kembali di jemput tetap sama sebanyak 431 orang, dengan predikat mabrur.
Sementara Kepala Kementrian Haji dan Umrah yang juga kepala harian PPIH Kabupaten Kolaka, H Muhammad Ilyas melaporkan bahwa calon jamaah haji asal Kolaka yang akan berangkat pada tahun 1447 Hijriyah dan melakukan manasik haji sebanyak 432 orang. Namun ada satu orang tertunda karena sakit, dan pihak kesehatan tidak mengizinkan, sehingga jumlah yang berangkat sebanyak 431 orang.
“Laki-laki sebanyak 154 jamaah dan perempuan 277 jamaah,” katanya.
Adapun rincian perkecamatan adalah Wolo 24 orang, Samaturu 82 orang, Latambaga 80 orang, Kolaka 77 orang, Wundulako 22 orang, Baula 8 orang, Pomalaa 81 orang, Tanggetada 13 orang, Toari 7 orang, Polinggina 3 orang dan Iwoimendaa 26 orang. Adapun jamaah tertua adalah Andi Suaib (89 tahun) dari Kecamatan Pomalaa. Untuk jamaah termuda Nurazizah Aris Dg Situju (17 tahun) asal Kecamatan Pomalaa.
“Jamaah calon haji asal Kolaka berada pada 4 kloter, yakni kloter 34 UPG 10 jamaah, kloter 35 UPG 36 jamaah, kloter 36 UPG yang merupakan kloter utuh sebanyak 383 jamaah dan kloter 38 UPG 2 jamaah,” kata H Ilyas.
Salah seorang jamaah calon haji asal Kecamatan Tanggetada, Mardiana mengungkapkan rasa syukur karena bisa menjalankan rukun Islam kelima tahun ini, meskipun harus menunggu selama 13 tahun.
“Alhamdulillah setelah menunggu selama 13 tahun, akhirnya tahun haji 1447 Hijriyah ini saya dipanggil oleh Allah memenuhi panggilannya. Semoga kami selalu dalam lindungan Allah SWT,” kata Mardiana. (**)













