Berita  

Kontribusi Pendapatan Daerah dari RPTKA Semakin Meningkat

KOLAKA,WN–Kepala Dinas Tenaga Kerja (Nakertrans) Kabupaten Kolaka Sulawesi tenggara(Sultra) Ilham ditemui media ini di ruang kerjanya pada(2/11/2026) dikonfirmasi terkait perkembangan kontribusi pendapatan daerah yang bersumber dari Tenaga Kerja Asing(TKA) disejumlah Perusahaan Strategi Nasional(PSN).

Ilham menjelaskan Sudah ada berapa TKA yang sudah berkontrak, baik itu kontrak lanjutaa maupun yang baru menandatangani kontrak baru yakni Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing(RPTKA).

“TKA yang sudah memperpanjang kontraknya di kita sebanyak 200 orang lebih. Dan diperkirakan diposisi Desmeber 2026 masih yang akan masuk,”kata Ilham.

Dikatakannya sekaranag TKA yang sudah membayar perpanjangan kontrak melalui RPTKA sangat menggembirakan sudah berada pada posisi Rp 5 miliar lebih, posisinya sudah melampaui target, dari target berdasarkan prognosis sebesar Rp 5 miliar, dan itu bisa diprediksi hingga akhir Desember 2026 diperkirakan bisa mencapai Rp5,8 miliar, dan diperkirakan 400 hingga 500 orang TKA yang telah menandatangani kontrak RPTKA.

“Ini masih ada beberapa perusahaan yang akan mengajukan perpanjangan atau pengajuan baru yaitu PT CMP dan PT NVI Indonesia yang ada di Wolo,”kata Ilham mantan Camat Woo.

Ilham menegaskan bahwa selaku Pemerintah pihaknya telah berupaya dengan proporsi kehadiran TKA di Kabupaten Kolaka, maka Disnnakertrans tahun depan 2027 pendapatan daerah khususnya kontribusi TKA kita prediksi bisa mencapai Rp 8 -10 miliar .

“Jadi itu asumsi prognosisnya sekitar Rp 10 miliar pendapatan daerah dari kontribusi TKA, yang berkontrak 600 -700 orang TKA melalui RPTKA,”kata Ilham.

Ditanya terkait tenaga kerj yang ada di semua PSN termasuk mitra-mitranya dan berpa jumlah tenaga kerja local yang terserap di semua PSN dan mitra-mitranya.Ilham merinci bahwa saat ini yang paling besar memakai tenga kerja adalah perusahaan PT IPIP diperkirakan mencapai 9 sampai 10 ribuan naker, kemudian PT Vale Bersama mitra-mitranya sekitar 8 ribu orang Naker, disusul dengan PT Antam UBP Nikel Kolaka ada sekitar 6 sampai 7 ribuan naker, kalua PT Ceria ada sekitar 5 ribua naker.

“Jadi naker yang bekerja disemua PSN ini termasuk Antam dan PT Ceria jumlah sekitar 30 ribuan naker, kita perkirakan sebanayak 80 persen adalah tenaga kerja lokal sesuai data ber KTP Kolaka,”jelas Ilham.

lanjut Ilham bahwa saat ini terkait jumlah tenaga kerja yang ada khususnya di Disnaker untuk TKA yang ada di site Pomalaa, yang sudah masuk daftar RPTKA sebanayak 1,500 orang ini berdasarkan data yang kami tarik dari data TKA online Kemenaker RI dan yang sudah mengajukan daftar RPTKA dan sudah membayar pajaknya di pusat,

“itu sebanyak 1.500 orang lebih, yang terdaftar di aplikasi TKA online Kemenaker RI,”ungkap Ilham.(**)

 

>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *