Berita  

Investasi di Kolaka Didominasi Industri Sektor Pertambangan

KOLAKA,WN–Kepala Dinas Penanaman Modal(PM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(PTSP) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Muh. Sabar Lompi, yang ditemui media ini di ruang kerjanya pada(28/9/2026), dikonfirmasi terkait seberapa besar pelaku dunia usaha menanamkan investasinya di Kolaka, bagaimana dampaknya dirasakan masyarakat dan dampak ekonomi dari investasi itu.

Sabar Lompi mengungkapkan bahwa salah satu tujuan pelaku dunia usaha masuk dalam salah satu wilayah untuk menanamkan investasinya tentunya, dari faktor potensi sumber daya alam, kondisi wilayah yang aman, dan tentunya menyangkut masalah regulasi. “Jadi faktor faktor itulah sehingga para investor dari dalam negeri maupun luar negeri tertarik untuk berinvestasi di Kolaka,”ungkapnya.

Dikatakannya bahwa sesuai data realisasi investasi yang bersumber dari Kementerian Investasi/BKPM, investasi di Kabupaten Kolaka menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif, di tahun 2024 realisasi investasi mencapai Rp 5,018 triliun berhasil memenuhi target, dan di tahun 2025 kata Sabr Lompi terjadi lonjakan sangat signifikan dengan nilai realisasi mencapai Rp19,355 triliun. “Hampir mencapai empat kali lipat dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp4,940 triliun,”ujarnya dengan nada optimis.

Selanjut di tahun 2026 pada triwulan pertama realisasi investasi sudah mencapai Rp8,686 triliun atau sekitar 39,38% dari target sebesar Rp22,054 triliun.”Pencapaian menunjukkan bahwa Bumi Mekongga salah satu daerah menjadi tujuan investasi yang cukup menjanjikan,”kata Sabar Lompi.

Meski demikian kata Kadis PM-PTSP ini mengaku bahwa investasi yang masuk di daerah ini masih didominasi investasi asing, sehingga perlu didorong peningkatan investasi domestik. Selain itu belum optimalnya promosi investasi berbasis potensi unggulan daerah. Sehingga Pemda Kolaka menerapkan beberapa strategi utama untuk mempercepat Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN), dan Pemda Kolaka mendukung sepenuhnya percepatan pelaksanaan PSN khususnya pada sektor hilirisasi nikel, melalui fasilitasi investasi bagi perusahaan-perusahaan strategis seperti PT Ceria Nugraha Indotama, PT Vale Indonesia, dan Indonesia Pomalaa Industry Park(IPIP).

“Tentunya Pemda Kolaka juga melalui Dinas PM-PSTP memberikan peningkatan kualitas pelayanan perizinan dengan sistem OSS berbasis riziko, dan proses pelayanan pengurusan izin yang cepat,”ujarnya.

Dan yang terpenting kata Sabar Lompi dengan masuknya sejumlah investasi yang besar di Kolaka ada tiga dampak positif yang dirasakan yaitu pemanfaatan tenaga kerja, mengatasi pengangguran dan pertumbuhan ekonomi. “Jadi efek masuknya investasi di daerah ini bisa dirasakan manfaatnya bagi tenaga kerja, mengatasi pengangguran dan pertumbuhan ekonomi,”kata Sabar Lompi.(**)

>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *