KOLAKA,WN—PT Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa secara berkelanjutan menunjukkan komitmennya yang kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah binaannya melalui kegiatan sosialisasi Promosi Kesehatan(Promkes) yang dilakukan di Balai Desa Watalara, Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) pada(10/4/2026).
Komitmen PT Vale dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Promkes tidak hanya fokus pada aspek operasional pertambangan, tetapi menempatkan kesehatan masyarakat sebagai bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui berbagai program sosialisasi Promkes yang dilaksanakan PT.Vale di Balai Desa Watalara mencerminkan upaya nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam aspek kesehatan masyarakat, serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan komunitas di wilayah binaannya.
Sosialisasi ini dilakukan pihak PT Vale IGP Pomalaa telah melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, serta bekerjasama dengan instansi terkait seperti Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kolaka. Selain itu, pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, di mana masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. PT Vale juga menyesuaikan materi sosialisasi dengan kebutuhan lokal, sehingga pesan yang disampaikan lebih relevan dan mudah dipahami.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan secara sekali waktu, tetapi dilaksanakan secara rutin melalui penyuluhan, pelatihan, dan kampanye kesehatan. Dengan demikian, terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat yang berdampak pada perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Komitmen PT Vale dalam sosialisasi Promkes ini mencerminkan upaya nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam aspek kesehatan masyarakat, serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan komunitas di wilayah binaannya.
Occupational Health Doctor PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr. R Fausan Numyani P mengatakan, Promkes yang dilakukan PT Vale IGP Pomalaa merupakan kegiatan program sosial lingkungan dan sejalan dengan program Kolaka bersih, sehat dan berdaya.
“PT Vale hadir menyapa masyarakat dalam wilayah pemberdayaan dalam bentuk promosi kesehatan,”ungkap Fausan.
Melalui Promkes, PT Vale berharap masyarakat bisa merasakan manfaat dari kegiatan ini, khusunya dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar tetap terjaga.
Kegiatan kali ini PT Vale memberikan Promkes berkaitan dengan penanggulangan penyakit Tuberculosis(TB), berkolaborasi dengan Puskesmas Baula yang ikut memberikan materi, sekaligus dilakukan pemeriksaan kesehatan, yang bertepatan dengan jadwal Posyandu di Desa Watalara.
“Kami memberikan apresiasi pada pemerintah Kecamatan Baula, Pemerintah Desa dan masyarakat Watalara yang telah mendukung kegiatan ini,”ujar Fauzan.
Sementara itu Camat Baula, Syahrial Darmawan saat membuka kegiatan Promkes mengatakan, kegiatan serupa telah dilakukan pada 4 Desa yang ada di Kecamatan Baula. Ini sebagai wujud perhatian PT Vale pada masyarakat yang berada sekitar perusahaan yang sangat besar manfaatnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Vale karena telah melakukan Prokes. Ini sangat penting sekali bagi masyarakat,” katanya.
Syahrial mengungkapkan, saat ini di Kecamatan Baula telah dilaporkan 2 warganya terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ini sudah ditekan setelah PT Vale melakukan Prokes. Karena itu, diharapkan kegiatan serupa terus dilakukan disetiap desa dan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Baula.
“Kami berharap kegiatan Prokes jangan berhenti sampai disini, tapi diharapkan menjangkau semua wilayah, sehingga bisa menanggulangi penyakit DBD dan TB,” harapnya.
Camat juga berharap kepada masyarakat yang hadir supaya menyimak dengan baik Prokes, serta menjadi agen yang menyampaikan pentingnya pencegahan TB kepada keluarga dan tetangganya yang tidak hadir.
“Penyakit TB ini menular yang bisa membahayakan keluarga dan tetangga. Karena itu, setiap saat pemerintah kecamatan dan desa selalu memberikan edukasi bagaimana menjaga kebersihan, termasuk sirkulasi udara dalam rumah,” kata Syahrial
Sementara Kepala Puskesmas Baula, Sukmawati juga selaku pemateri “pencegahan dan penanggulangan penyakit TB dan strategi penanggulangan”, memaparkan, TB merupakan penyakit infeksi menular oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis paling sering menyerang paru (TB paru), bisa juga organ lain.
“Tuberculosis menular melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara,”ungkap Sukmawati.(**)













