Categories: Bisnis

Perkuat Ekosistem Industri, Kemenperin Tetapkan IPIP sebagai OVNI

KOLAKA,WN—Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menetapkan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) sebagai Objek Vital Nasional Bidang Industri(OVNI) pada September 2025. Langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah guna memperkuat ekosistem industri nasional.

Keputusan ini menunjukkan pengakuan dan kepercayaan tinggi pemerintah terhadap keberadaan IPIP. Pengakuan ini juga menjadi pencapaian penting bagi perusahaan, setelah sebelumnya masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional(PSN).

“Ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendorong pertumbuhan industri nasional yang saat ini menjadi tulang punggung target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada periode 2025–2029,” ujar Dirjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Tri Supondy, dikutip dari siaran pers Kemenperin, Jumat (19/9/2025).

Sebagai informasi, status OVNI diberikan melalui proses evaluasi ketat oleh beberapa kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kemenperin, Kementerian Hukum (Kemenkum), serta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Setelah ditetapkan sebagai OVNI, IPIP kini masuk dalam daftar kawasan yang menjadi objek perlindungan pemerintah.

Kawasan industri ini akan memperoleh berbagai bentuk dukungan, termasuk jaminan keamanan, prioritas pembangunan infrastruktur, perlindungan hukum, serta percepatan pemulihan apabila terjadi bencana atau gangguan operasional.

Aturan terkait OVNI juga membagi kawasan menjadi tiga kategori: zona 1 meliputi area utama kegiatan produksi, zona 2 meliputi fasilitas pendukung dan area hunian, sedangkan zona 3 meliputi area lain yang bukan prioritas utama. Berdasarkan regulasi tersebut, kegiatan publik seperti demonstrasi atau unjuk rasa hanya boleh dilakukan di zona 3.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, dengan pencapaian ini, IPIP kembali menegaskan posisinya sebagai kawasan yang memiliki arti penting dalam pembangunan ekonomi nasional serta berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran IPIP diyakini mampu meningkatkan daya saing industri Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan status OVNI, IPIP diharapkan dapat terus berkembang menjadi kawasan industri yang modern, aman, dan berdaya saing global.(**)

Redaksi

Recent Posts

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Buka Peluang Alumni Berkarier di Bank BRI

KOLAKA, WN--Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat komitmennya dalam membuka peluang kerja bagi para…

20 hours ago

Kuliner UMKM Top Swalayan Semakin Berkembang

KOLAKA,WN--Top Swalayan berdiri sejak 2013 lalu, merupakan salah satu pasar modern menjadi ikon pusat perbelanjaan…

21 hours ago

Kadis PPKB dr Muh Aris; PT Vale Cukup Berperan Dalam Penanggulangan dan Pengendalian Stunting

KOLAKA,WN--Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(PPKB) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemui media ini…

2 days ago

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

SULTENG,WN--Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah(Sulteng) lumpuh total akibat aksi…

2 days ago

Ormas Perkasa, FORMAPI, TSM dan TBT Kompak Mengecam Permintaan Pencabutan IUP PT CNI

KOLAKA, WN--- Empat Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berasal dari Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka yakni Forum…

3 days ago

Wakil Rektor III USN Kolaka Ajak Pelajar Bangun Karakter dan Sportivitas melalui GOPE IV

KOLAKA, WN---Wakil Rektor III Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Dr. Musnajam, S.T., M.Eng., ajak pelajar…

3 days ago