Categories: Daerah

Penyelesaian Lahan Masyarakat di PT Ceria Melalui RDP

KOLAKA,WN—Penyelesaian sengketa lahan masyarakat yang ada dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan(IUP) PT Ceria Nugraha Indotama(CNI) di Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) akan ditindak lanjuti melalui Rapat Dengar Pendapat(RDP) di DPRD Kolaka.

Hal itu diungkapkan salah seorang anggota DPRD Kolaka Heriyanto Junaid kepada media ini pada(13/2/2025) usai mengikuti pelantikan Wakil Ketua DPRD Kolaka.

Heriyanto akrab disapa Anto ini menjelaskan bahwa surat untuk dilakukan RDP kepada managemen PT Ceria dalam waktu dekat segera dilaksanakan.

“Insyah Allah RDP terhadap managemen PT Ceria dalam waktu dekat kita laksanakan,”ujarnya.(pus

Redaksi

Recent Posts

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Buka Peluang Alumni Berkarier di Bank BRI

KOLAKA, WN--Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat komitmennya dalam membuka peluang kerja bagi para…

59 minutes ago

Kuliner UMKM Top Swalayan Semakin Berkembang

KOLAKA,WN--Top Swalayan berdiri sejak 2013 lalu, merupakan salah satu pasar modern menjadi ikon pusat perbelanjaan…

2 hours ago

Kadis PPKB dr Muh Aris; PT Vale Cukup Berperan Dalam Penanggulangan dan Pengendalian Stunting

KOLAKA,WN--Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(PPKB) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemui media ini…

1 day ago

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

SULTENG,WN--Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah(Sulteng) lumpuh total akibat aksi…

1 day ago

Ormas Perkasa, FORMAPI, TSM dan TBT Kompak Mengecam Permintaan Pencabutan IUP PT CNI

KOLAKA, WN--- Empat Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berasal dari Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka yakni Forum…

2 days ago

Wakil Rektor III USN Kolaka Ajak Pelajar Bangun Karakter dan Sportivitas melalui GOPE IV

KOLAKA, WN---Wakil Rektor III Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Dr. Musnajam, S.T., M.Eng., ajak pelajar…

2 days ago