Categories: BeritaDaerah

Komisi I DPRD Kolaka minta Pemkab Perhatikan insentif Honorer

KOLAKA,WONUANEWS – Komisi I DPRD Kolaka meminta pemerintah daerah Kabupaten Kolaka untuk memperhatikan insentif tenaga honorer yang mengabdi di semua SKPD pemda Kolaka.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris komisi satu,Firlan Muh. Alimsyah saat membacakan laporan komisinya terkait hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan APBD Kolaka 2019 dalam paripurna gabungan komisi-komisi di DPRD Kabupaten Kolaka tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan
APBD kab. Kolaka tahun anggaran 2019. (7/7/2020)

” Kita minta Pemkab untuk serius memperhatikan insentif tenaga honorer yang sudah mengabdi selama ini,” tegasnya.

Selain itu kata politisi PKS itu meminta data paket proyek dinas-dinas yang menjadi mitra komisi satu sehingga bisa dilakukan pengawasan karena saat dilakukan RDP paket data proyek yang diberikan dari dinas ternyata bukan mitra komisi satu melainkan mitra komisi lain.

Firlan juga meminta kepada Bupati agar memberikan teguran kepada beberapa OPD yang tidak menghadiri rapat dengar pendapat terkait pembahasan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 dan laporan pertanggungjawaban Bupati tahun 2019.

Sementara Juru bicara komisi dua Hj.Fairin dalam sidang itu mengatakan agar pemanfaatan pasar tradisional yang terletak di kecamatan Latambaga agar difungsikan dengan baik karena selama ini tidak pernah difungsikan sebagaimana mestinya.

Begitu juga dengan pasar tradisional yang ada di kelurahan dawi-dawi Kecamatan Pomalaa kata dia sejak di fungsikan banyak aspirasi masyarakat yang mengeluhkan masih ada pedagang yang belum mendapatkan kios dipasar itu.

” Selain itu pembinaan UKM yang belum maksimal diakibatkan kurangnya dukungan dana yang tersedia,” jelas Fairin di hadapan Sekda Kolaka Poitu Murtopo yang mewakili Bupati dalam rapat itu.

Politisi Golkar itu juga meminta kepada Pemerintah Daerah melalui dinas lingkungan hidup untuk melakukan penambahan kendaraan pengangkut sampah khususnya pemukiman warga yang tinggal di gang yang tidak di lalui kendaraan roda empat.

Begitu juga dengan ketua komisi tiga, Akhdan dalam rapat paripurna itu menjelaskan hasil monitoring DPRD diwilayah selatan ditemukan ruang belajar sekolah dasar didesa Puulawulo antara ruang kelas satu dan dua tidak mempunyai sekat yang memadai.

“Sehingga saat guru memberikan penjelas sering terganggu antara kelas satu dan dua,” ungkapnya.

Namun kata dia langkah dinas terkait sudah sudah mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan untuk membantu pembangunan ruang kelas itu sehingga persoalan itu bisa diselesaikan.

Terkait dengan pembangunan museum kebudayaan kata Ahdan yang rencananya akan di laksanakan di kecamatan Wundulako akan mulai dibangun pada tahun anggaran 2021.

“Menurut Kadiknas Insya Allah semoga pembangunan museum kebudayaan ini bisa terwujud karena masterplannya sudah ada,” jelasnya.

Usai memberikan laporan hasil rapat dengar pendapat yang dilakukan oleh komisi-komisi,ketua DPRD Sainal Amrin bersama wakil ketua Syarifuddin Baso Rantegau meminta anggota dewan lainnya memberikan tanggapan atas hasil RDP itu.

Redaksi

Recent Posts

Ketua BK DPRD Minta Rekan Anggota Dewan Tingkatkan Kehadiran Ikut Rapat Paripurna

KOLAKA,WN--Ketua Badan Kehormatan(BK) DPRD Kolaka Sultra Agus Salim meminta kepada semua rekan-rekan anggota dewan tingkat…

7 hours ago

Ketua DPRD Tegaskan SKPD Tidak Diwakili Dalam Rapat Komisi Komisi

KOLAKA,WN--Ketua DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) I Ketut Arjana didampingi Wakilnya H Syaifullah Halik saat memimpin…

7 hours ago

Wabup Husmaluddin Sampaikan Jawaban Pemda Kolaka Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi

KOLAKA,WN--Wakil Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Husmaluddin menyampaikan jawaban, tanggapan dan penjelasan Pemda Kolaka atas…

8 hours ago

PT Vale Raih Dua Gold Awards InTech SEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman

JAKARTA,WN--PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), raih dua Gold Awards Intechsea 2026 lewat program pangan…

12 hours ago

Penderita HIV AIDS di Kolaka 213 Orang Sementara Berobat, 46 Los Kontak dan 51 Meninggal Dunia

KOLAKA,WN---Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) Hj Sri Raoda Buna ditemui media ini…

1 day ago

Ketua DPRD Kolaka Pimpin Rapat Paripurna, 13 Ranperda Disahkan Menjadi Perda

KOLAKA,WN---Ketua DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) I Ketut Arjana, didampingi Wakilnya H Syaifullah Halik memimpin rapat…

1 day ago