Categories: Berita

Penderita HIV AIDS di Kolaka 213 Orang Sementara Berobat, 46 Los Kontak dan 51 Meninggal Dunia

KOLAKA,WN—Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) Hj Sri Raoda Buna ditemui media ini pada (14/9/2026) usai mengikuti Rapat Paripurna dikonfirmasi terkait masalah keprihatinan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) terjadi di Kolaka. Sebagaimana disampaikan dengan tegas oleh Israfil meminta agar tim penanggulangan penyakit HIV AIDS dibangkitkan kembali.

Kadinkes Kolaka Hj Sri Raoda Buna kepada media ini menjelaskan bahwa setelah dilakukan treasing terhadap warga yang menderita penyakit HIV AIDS sekarang sudah mencapai 213 orang.”Jadi 213 orang ini sementara dalam melakukan pengobatan di Posyankes, tentunya apa yang disampaikan oleh salah seorang anggota dewan masalah komisi penanggulangan penyakit HIV AIDS ini kami akan tindak lanjuti,”kata Sri Raoda.

Dikatakannya bahwa berdasarkan data yang dimiliki ada 46 orang yang menderita penyakit HIV AIDS yang sementara berobat tetapi los kontak yang tidak diketahui keberadaannya dimana, dan sudah 51 orang penderita penyakit HIV AIDS sudah meninggal dunia,”jelas Kadinkes.

Dikatakannya bahwa saat ini Pemda Kolaka telah memberikan tambahan anggaran untuk membentuk kembali komisi penanggulangan HIV AIDS untuk selalu mengkampanyekan penyakit tersebut.”Jadi kami juga sudah mengadakan kerja sama dengan komunitas-komunitas, untuk mentracing sesamanya yang mau periksa dirinya.”Komunitas ini kami ajak mereka bekerja sama dengan Dinkes untuk mentracing teman-temannya supaya mau memeriksakan penyakit HIV agar bisa ditindak lanjuti dengan pengobatan.”Saya juga baru tahu ternyata ada pengobatannya HIV yang bisa menekan virus itu tidak berpindah ke orang lain.”Ada obatnya,”jelas Sri Raoda.

Dikatakannya bahwa terkait program pemberantasan dan penanggulangan HIV AIDS dan penyakit menular infeksi seksual, Kadinkes menyampaikan pada Oktober 2026 akan membentuk kembali Komisi Penanggulangan HIV AIDS, dan selanjutnya mengkampanyekan. Kadis kes menjelaskan bahwa penderita penyakit HIV AIDS dalam melakukan pengobatan tidak sama dengan penderita penyakit TBC yang harus dilakukan isolasi. “Kalau penderita penyakit HIV AIDS tidak perlu diisolasi, jadi kita harus hilangkan stigmanya penyakit HIV AIDS memang menular tetapi tidak gampang menular karena penularannya hanya bisa melalui sperma, transfusi dara, hubungan seksual atau ibu yang menyusui bisa menularkan kepada anaknya,”kata Kadinkes.

Kadinkes menjelaskan bahwa Viurs HIV AIDS itu hidupnya berada dicairkan sperma, cairan vagina, dan ada di darah.”Disitulah tempat hidupnya, jadi kalau tidak terkontaminasi dengan tiga hal itu maka tidak akan terkena virus HIV. Berpelukan atau berciuman dengan penderita HIV tidak akan tertular karena virus HIV tidak hidup dicairkan ludah,”jelasnya.

Ditanya terkait apa yang harus dilakukan pemerintah dengan keberadaan sejumlah Perusahaan Strategi Nasional(PSN) tentunya ini akan berdampak terhadap penyakit yang datang dari luar. Kadinkes menyampaikan untuk membangun kerjasama dengan Dinas Nakertrans dan Keimigrasian, pihak Bandara Udara dan Pelabuhan Laut, karena pintu masuk itu kan orang kerja di pelabuhan dengan di bandara. Harusnya orang-orang asing itu sebelum masuk ke Kolaka harus diperiksa kesehatannya, diperiksa darahnya, HIV-nya, TB-nya dan segala macam. Tetapi kan diantara negara harusnya di Imigrasi sudah diperiksa memang. “Makanya kita minta datanya itu dari Imigrasi memang kita sudah minta.” Kalau memang ada yang terindikasi, sampai di sini kita periksa kembali.

“Tidak bisa masuk di Kolaka membawa virus.”Jadi memang harus diperiksa ulang paling tidak sebulan sekali harus diperiksa kembali. Dan itu pemeriksaannya gratis dari pemerintah pusat,”pungkasnya.(**)

redaksi

Recent Posts

Ketua DPRD Tegaskan SKPD Tidak Diwakili Dalam Rapat Komisi Komisi

KOLAKA,WN--Ketua DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) I Ketut Arjana didampingi Wakilnya H Syaifullah Halik saat memimpin…

28 minutes ago

Wabup Husmaluddin Sampaikan Jawaban Pemda Kolaka Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi

KOLAKA,WN--Wakil Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Husmaluddin menyampaikan jawaban, tanggapan dan penjelasan Pemda Kolaka atas…

2 hours ago

PT Vale Raih Dua Gold Awards InTech SEA 2026 lewat Program Pangan dan Kemaritiman

JAKARTA,WN--PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), raih dua Gold Awards Intechsea 2026 lewat program pangan…

5 hours ago

Ketua DPRD Kolaka Pimpin Rapat Paripurna, 13 Ranperda Disahkan Menjadi Perda

KOLAKA,WN---Ketua DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) I Ketut Arjana, didampingi Wakilnya H Syaifullah Halik memimpin rapat…

1 day ago

Antam Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

KOLAKA,WN---PT Antam Tbk(Persero) Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) dorong Tambea kembali jadi sentra…

1 day ago

Kejari Kolaka Satuan Kerja Pertama di Wilayah Kejati Sultra Terapkan Ple Bargain

KOLAKA,WN---Kejaksaan Negeri(Kejati) Kolaka satuan kerja pertama di wilayah Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sulawesi Tenggara(Sultra) terapkan "Plea Bargain“…

3 days ago