Categories: Berita

HMI Kolaka Pertanyakan Kasus Pupuk Biobost di Kejari Kolaka

KOLAKA,WONUANEWS – – Sejumlah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kolaka mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Kolaka pada (7/7/2020) mempertanyakan kasus pengadaan pupuk Biobost oleh sejumlah kades di Kolaka.

Ketua HMI Kolaka, Umar dihadapan Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka, Taliwondo mengatakan kasus pengadaan Pupuk Biobost sejak tahun 2016-2019 belum ada kejelasannya.

“Persoalan kasus pengadaan pupuk Biobost tahun 2016-2019 telah ditangani Kejari Kolaka, sampai hari ini tidak ada hasilnya, makanya kami datang mempertanyakan sejauh mana kasus tersebut,” paparnya dihadapan di Kajari.

Lanjutnya, dalam pengadaan pupuk Biobost tersebut dia menilai ada kejanggalan karena seluruh kades memprogramkan pupuk dengan merek yang sama.

“Ini mengherankan, sebab semua desa memprogramkan pupuk yang sama, seolah-olah ada intruksi, padahal setiap desa ada musyawarah desa untuk menetapkan penggunaan anggarannya,” terangnya.

Menanggapai hal itu, Kepala Kejari Kolaka, Taliwondo mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan dugaan tersebut, namun berdasarkan hasil audit BPK tidak ditemukan adanya penyimpangan.

“Pada tahun 2017 memang telah dilakukan penyelidikan, dan dari hasil pemeriksaan auditor BPK yang khusus mengarah ke pengadaan pupuk Biobost tidak ditemukan penyimpangan dalam penggunaan dana pengadaan pupuk Biobost,” jelas Kajari.

Lanjutnya, dalam penanganan kasus tersebut, hasil audit BPK menjadi dasar untuk kelanjutan penyelidikan.

“Hasil audit itulah dasar kita, ketika ada laporan masuk kita mintakan audit, setelah ada audit bahwa ada dugaan penyimpangan, baru kita mulai, terkait mengapa para kades bisa memesan pupuk secara bersamaan dengan merk yang sama saya juga heran sebenarnya, namun sepanjang tidak ada penyalahgunaan anggaran saya rasa itu bisa saja,” terangnya.

Untuk itu Kajari meminta, jika ada temuan baru dari HMI terkait kasus tersebut, pihaknya siap menindak lanjuti.

Usai mendengar penjelasan Kajari tersebut, para aktivis HMI tersebut kemudian membubarkan diri.

Redaksi

Recent Posts

USN Gelar Ujian CBT Seleksi Masuk SMA Unggul Garuda

KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(USN) menggelar pelaksanaan ujian berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) untuk…

2 days ago

Lima Ribu Pelanggan PDAM Kolaka Menunggak dan Jaringan Distribusi Tidak Optimal

KOLAKA,WN---Direktur Perumda Air Minum Tirta Sorume Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Murni Djaelani mengungkapkan bahwa saat ini…

2 days ago

PT Vale Indonesia, Tbk Berikan Bimbingan Teknis Tenaga Pendidik Kurikulum Olympiade Sains Nasional(OSN)

KOLAKA,WN---PT.Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat(PPM) dengan memberikan Bimbingan teknis(Bimtek)…

4 days ago

PT Vale Indonesia,Tbk Raih Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah

PALU,WN---Komitmen terhadap tata kelola yang baik serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kembali mendapatkan pengakuan.…

5 days ago

Antam Kembali Raih Proper Hijau, Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

JAKARTA,WN---PT Antam(Persero) Tbk raih Proper hijau sebagai bentuk komitmen kuat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.…

5 days ago

Ketua Baznas Ex Officeo RI Berkunjung ke Baznas Kolaka

KOLAKA,WN---Ketua Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Pusat Ex Officeo Dr Agus Fathoni berkunjung ke Baznas Kolaka…

5 days ago