Categories: Daerah

Hasbir Jaya Razak; Hewan Qurban Harus Sehat dan Tidak Cacat

KOLAKA,WN—Kepala Dinas(Kadis) Perkebunan dan Peternakan Kolaka Sultra Hasbir Jaya Razak kepada media ini mengungkapkan bahwa dalam rangka menghadapi Idul Qurban 10 Dzulhijah 1445 H/2024 M mendatang, Pemda Kolaka mengintruksikan melalui instansi dinas terkait Dinas Perkebunan dan Peternakan bahwa semua hewan qurban harus sehat, dan tidak cacat.

Untuk itu Hasbir menegaskan semua hewan qurban Sapi dan Kambing harus melalui pemeriksaan lebih dulu dari pihak panitia terhadap semua hewan qurban. Selain sehat juga yang perlu diperhatikan adalah tidak cacat.

“Jadi semua hewan qurban Sapi maupun Kambing sebelum dipotong harus melalui pemeriksaan lebih dulu terhadap kesehatan semua hewan qurban itu,”ungkap Hasbir kepada media ini di ruang kerjanya pada Senin(20/5/2024).

Selain itu kata Hasbir bahwa hewan qurban disitu juga ada biaya retribusi untuk kontribusi terhadap pendapatan daerah. Dan itu sudah disosialisasikan melalui penyampaian surat Pj Bupati Kolaka, terkait jasa retribusi pemeriksaan pemotongan ternak hewan qurban di Tempat Pemotongan Hewan(RPH) untuk kepentingan orang banyak.

Surat Bupati tersebut kata Hasbir ditujukan kepada para Camat, Kepala Desa dan Lurah se Kabupaten Kolaka untuk memungut biaya retribusi pemeriksaan hewan qurban.

Hasbir menjelaskan bahwa berdasarkan Perda No.1 Tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah diluar RPH yang diatur besarnya tarif jasa pelayanan pemotongan ternak di luar RPH, yaitu Sapi, Kerbau, dan Kuda sebesar Rp 75 ribu/ekor dan Kambing dan Domba sebesar Rp 50 ribu/ekor.

“Jadi dengan adanya surat Pj Bupati Kolaka untuk menginformasikan sekaligus mensosialisasikan kepada semua masyarakat untuk mematuhi peraturan daerah tersebut.” Oleh karena itu kepada semua masyarakat yang melakukan pemotongan ternak diluar RPH dan pemotongan ternak dalam rangka kepetingan hajat untuk tidak melakukan pemotongan ternak sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas teknis peternakan,”ungkap Hasbir salah seorang tokoh Mokole.(pus)

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

SOROWAKO,WN---24 Juli 2026 – Membangun generasi muda yang mampu menjadi penggerak keberlanjutan merupakan bagian penting…

1 day ago

Mahasiswa USN KKN Paparkan Proker Berbasis SDGS di Desa Lolibu Buteng

BUTENG,WN---Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November(USN) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo,…

3 days ago

Bupati LantiK 32 ASN Pejabat Administrator dan Pengawas

KOLAKA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri melantik 32 orang Aparatur Sipil Negara(ASN) pejabat administrator dan…

3 days ago

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

MOROWALI,WN---Membangun nilai tambah melalui praktik pertambangan berkelanjutan, Menteri Investasi RI apresiasi praktik Environmental, Social, and…

3 days ago

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

MOROWALI,WN---Upaya memperkuat hilirisasi nikel nasional dan membangun rantai pasok industri baterai berkelanjutan kembali mencatat kemajuan…

4 days ago

Masyarakat Desa Iwoikondo Antusias Sambut Mahasiswa KKN USN Kolaka

KOLTIM,WN---Masyarakat Desa Iwoikondo Kecamatan Loea Kolaka Timur(Koltim) Sulawesi Tenggara(Sultra) menyambut dengan antusias kehadiran mahasiswa Universitas…

4 days ago