Kolaka,WN-Maraknya isu terkait beredarnya informasi daging sapi terkontaminasi virus di tengah masyarakat membuat anggota DPRD Kabupaten Kolaka,Sulawesi Tenggara meminta dinas peternakan dan dinas perdagangan untuk turun langsung ke pasar tradisional memantau dan memeriksa daging sapi agar layak di konsumsi.
Firlan M Alimsyah salah seorang anggota DPRD Kolaka meminta dua instansi ini yakni dinas peternakan dan dinas perindustrian segera menuntaskan persoalan tersebut karena sudah beredar luas di masyarakat melalui media sosial.
Dengan beredarnya informasi ini kata dia membuat beberapa pengusaha di rugikan baik pedagang dan masyarakat sehingga Pemerintah harus mengambil langkah-langkah agar tidak merugikan konsumen dan pengusaha.
” Informasi mengenai beredarnya daging sapi yang terkontaminasi virus dari salah satu daerah di Sultra segera di tuntaskan agar tidak terjadi desas-desus di tengah masyarakat,” katanya.
Apalagi lanjut politisi PKS itu,isu beredarnya dugaan daging sapi terkontaminasi virus itu sudah berdar luas bukan saja di Kolaka namun di beberapa daerah yang ada di Sulawesi Tenggara sehingga diperlukan langkah antisipasi oleh Pemerintah.
” dalam waktu dekat ini sudah harus dilakukan pemeriksaan oleh Pemerintah melalui dinas terkait,” ungkap Firlan.(ABY)
SOROWAKO,WN---Di tengah masifnya arus informasi digital dan meningkatnya kompleksitas isu pembangunan berkelanjutan, kebutuhan terhadap informasi…
MOROWALI,WN---Pertumbuhan yang bertanggung jawab terwujud ketika setiap pencapaian bisnis mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat, lingkungan,…
SOROWAKO,WN---24 Juli 2026 – Membangun generasi muda yang mampu menjadi penggerak keberlanjutan merupakan bagian penting…
BUTENG,WN---Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November(USN) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo,…
KOLAKA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri melantik 32 orang Aparatur Sipil Negara(ASN) pejabat administrator dan…
MOROWALI,WN---Membangun nilai tambah melalui praktik pertambangan berkelanjutan, Menteri Investasi RI apresiasi praktik Environmental, Social, and…