Berita  

Bupati Kolaka H Amri; Tidak Akan Membuat Program Yang Mercusuar 

KOLAKA,WN—Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri ditemui wartawan usai bertindak selaku Inspektur Upacara peringatan detik detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Alun Alun 19 November Kolaka pada(17/8/2026). Bupati Amri yang ditemui wartawan di halaman Rujab Ketua DPRD Kolaka, dikonfirmasi wartawan terkait sejumlah bantuan yang diserahkan secara simbolis usai upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kepada wartawan Bupati Amri menjelaskan bahwa terkait dengan kebijakan secara secara menyeluruh khususnya pada sektor pendidikan, Ia bersama wakilnya H Husmaluddin tidak akan membuat program-program yang sifatnya mercusuar. “Saya dengan Pak Wakil Bupati berkomitmen tidak akan membuat program-program yang yang mercusuar, tetapi melanjutkan apa yang menjadi legacy dari pemerintahan sebelumnya,”ungkap Amri dengan nada tegas.

Dikatakannya bahwa terkait dengan persoalan pendidikan, pemerintahan sebelumnya membebaskan biaya pendidikan sekolah,”dan diawal tahun pertama saya menjabat bersama pak wakil, kita mengeluarkan kebijakan untuk pemberian baju seragam gratis,”ungkap Amri.

Kemudian golongan kedua yaitu gratis dan tidak mampu, tidak mampu yaitu lengkap sarananya, termasuk sepatunya, tasnya, alat tulisnya. Dan tidak sampai di situ. Ini terkait masih dengan intervensi dibidang pendidikan.” Saya hanya berharap tidak ada lagi alasan anak Kolaka tidak sekolah dengan catatan kami sediakan kendaraan. “Kendaraan itu antar jemput, diantar dan dijemput khususnya yang prioritas, saya sudah pesan keluarga tidak mampu karena tidak punya kendaraan, tidak punya sepeda, tidak punya motor, apa segala macam itu yang diprioritas untuk kendaraan roda empat untuk bus anak sekolah, dan kita tadi sudah secara simbolis sebanyak lima unit dari delapan unit yang sudah siap diserahkan keseriap kecamatan,”ujarnya.

Dikatakannya bahwa penyediaan sarana kendaraan bus anak sekolah ini, nanti tanpa mengurangi dan mengganggu aktivitas modal transportasi umum.”Makanya nanti spot-spot yang kita lihat yang memang terisolasi dan tidak terakses dengan kendaraan umum, itu yang kita masukkan kendaraan untuk antar jemput,”kata Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa penyediaan bus anak sekolah ini tidak lagi dilakukan untuk pembelian kendaraan baru, tetapi dengan sistim rental.”Jadi tahun ini mobil itu tidak lagi kita beli, kita rental dan efisiennya jauh jauh sekali.”Kita lebih efisien sekitar 40%.” Jadi APBD kita kita efisien dengan pengadaan mobil tetapi kita rental. “Jadi bukan kita beli, dan itu 12 kecamatan se Kabupaten Kolaka akan mendapatkan,”ungkap Amri.(**)

>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *