Categories: Berita

Persiapan Terapkan PSBB, Khofifah Panggil 3 Kepala Daerah

Surabaya, – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan akan memanggil beberapa beberapa Kepala daerah se-Jawa Timur untuk membahas langkah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Kepala daerah yang akan dipanggil itu adalah yang jumlah infeksi virus corona (covid-19) di daerahnya memenuhi kriteria untuk PSBB diantaranya Wali Kota Surabaya, Bupati Gresik, dan Bupati Sidoarjo.

“Gubernur Jawa Timur selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur memanggil ketiga kepala daerah tersebut bersama forkopimda, Minggu tanggal, 19 April pukul 14.00 di Grahadi untuk menentukan tindak lanjut dari PSBB,” kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu malam (18/4).

Penyebaran Covid-19 untuk Surabaya sendiri lanjut Khofifah terlihat signifikan. “Total kasus saat ini tercatat yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 270 orang, PDP sebanyak 703 orang, dan ODP sebanyak 1806 orang,” ungkapnya.

Dengan signifikannya penambahan tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pun melakukan rapat koordinasi yang diikuti oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Dalam rapat tersebut kemudian disimpulkan bahwa Surabaya telah memenuhi persyaratan PSBB.

Tak hanya Surabaya, lanjut Khofifah, kabupaten Sidoarjo dan Gresik juga sudah layak mengajukan PSBB. Dua daerah itu juga menunjukkan adanya kenaikan kasus covid-19 yang cukup signifikan.

Di Gresik sendiiri dari total 18 kecamatan saat ini ada 11 kecamatan telah memiliki kasus positif covid-19, PDP sebanyak 102 orang, dan ODP sebanyak 1073 orang. Sedangkan untuk Sidoarjo dari keseluruhan 18 kecamatan, ada 14 kecamatan telah memiliki kasus positif covid-19, 55 orang positif, PDP sebanyak 118 orang dan ODP sebanyak 497 orang.

Khofifah juga menjelaskan beberapa kecamatan-kecamatan di Sidoarjo dan Gresik merupakan daerah yang memiliki geografis yang berdekatan dengan Surabaya.

“Berdasarkan peta persebaran kasus konfirmasi positif covid-19 berbasis GIS, kecamatan-kecamatan di Gresik dan Sidoarjo yang memiliki kasus konfirmasi positif menunjukkan pola cluster atau terkonsentrasi di wilayah perbatasan dengan kota Surabaya,” jelasnya.

Sehingga kata dia, perkembangan penyebaran virus Covid-19 yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik sejalan dengan petunjuk penentuan tingkat urgensi penerapan status PSBB dalam Permenkes PSBB.

Redaksi

Recent Posts

Gagap Eksistensial di Ruang Siber: Menggali Mata Air Filsafat Pancasila sebagai Imunitas Generasi AI

Oleh Saleh Sutrisna  Mahasiswa Program Doktor Pasca Sarjana  IAIN Kendari Dosen : Universitas Seembilanbelas November…

1 hour ago

Dr H Bakri Mendong; Lima Calon Rektor USN Menyampaikan Visi Misinya Untuk Memajukan USN

KOLAKA,WN---Ketua Ikatan Alumni(Ika) Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Dr H Bakri Mendong, ditemui media…

16 hours ago

Lima Calon Rektor USN Kolaka Paparkan Visi Misinya

KOLAKA,WN---Lima calon Rektor Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) paparkan visi misinya pada(2/6/2026) yang dilaksanakan…

17 hours ago

Mahasiswa USN Kolaka Kevin Gilberth Terpilih sebagai Duta Inspirasi Indonesia Sultra

KOLAKA,WN---Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November l(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), Kevin Gilberth Roganda Putra, resmi terpilih sebagai…

4 days ago

Baznas Kolaka Qurban Dua Ekor Sapi Baznas Kolaka Qurban Dua Ekor Sapi bagi Warga Tidak Mampu

KOLAKA,WN---Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) pada momentum hari raya Idul Adha 1Syawal…

6 days ago

Dialektika Pengorbanan dan Pendidikan Tauhid: Membaca Relasi Keluarga Ibrahim dalam Perspektif Pendidikan

Oleh : Saleh Sutrisna, S.Ag.,MA - Mahasiswa Program Doktor Pasca Sarjana IAIN Kendari - Dosen…

6 days ago