Categories: BeritaDaerah

Mahasiswa USN kembali protes penggunaan jalan umum untuk aktivitas tambang

KOLAKA,WONUANEWS – Sejumlah mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali menggelar aksi protes terkait penggunaan jalan umum oleh sejumlah perusahaan tambang yang dianggap telah melanggar ketentuan dan hasil kesepakatan RDP di DPRD Kolaka beberapa waktu lalu.

Dalam aksi yang digelar pada Senin (10/8/2020) itu, selain berorasi, dan membawa sejumlah spanduk terkait tuntutan mereka, mahassiswa juga menggelar aksi teatrikal dengan menghamburkan sejumlah tanah merah di jalan raya depan DPRD Kolaka.

Selain itu para mahasiswwa juga memblokade jalan didepan gedung DPRD Kolaka dan membakar sejumlah ban bekas.

Dalam aksi teatrikal tersebut mahasiswa memperagakan adegan keresahan pengguna jalan yang melewati jalan penuh lumpur dan debu akibat aktivitas hauling sejumlah perusahaan tambang di kecamatan Pomalaa.

“Tidak ada yang peduli dengan keresahan masayarakat dan pengguna jalan akibat lumpur dan debu tanah merah, hanya kami mahasiswa yang peduli,” ungkap salah satu mahasiswa dalam aksi teatrikal tersebut.

Menurut mahasiwa aktivitas penggunaan jalan umum di kecamatan Pomalaa telah melanggar aturan dan ketentuan yang sebelumnya sudah disepakati dalam RDP dengan DPRD Kolaka dan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) Sultra.

“Ada lima belas point dalam kesepakatan, semuanya dilanngar, kami memiliki buktinya, misalnya disana tidak ada jembatan timbang untuk mengukur tonase muatan, tidak ada penutup terpal saat hauling, ini bukti nyata,” ungkap orator dalam aksi tersebut.

Karena dianggap telah melanggar aturan dan kesepakatan RDP, para mahasiswa menuntut agar BPJN Sultra segera mencabut izin penggunaan jalan dari perusahaan tambang yang beroperasi tersebut.

“Semuanya tidak dipatuhi dan dilanggar, untuk itu kami meminta agar BPJN Sultra segera mencabut izin Perusda, BDM, dan PMS,” tegas salah satu orator.

Aksi mahasiswa juga sempat memanas di halaman Kantor DPRD Kolaka, saat mahasiswa mendesak dipertemukan oleh Ketua DPRD Kolaka yang tida ada ditempat. Mahasiswa juga menghamburkan sejumlah tanah merah depan kator DPRD Kolaka.

Para mahasiswa juga menolak ditemui selain Ketua DPRD Kolaka dan Ketua Komisi III DPRD Kolaka, padahal Wakil Ketua DRPD Kolaka Syarifuddin Baso Rantegau dan Anggota Komisi II siap menerima aksi para mahasiswa.

Aksi mahasiswa kemudian bubar, usai Kapolres Kolaka, AKBP Syaiful Mustofa menemui para mahasiswa. Para mahasiswa berjanji akan kembali menggelar aksi selanjutnya hingga tuntutan mereka dipenuhi. (raz)

Redaksi

Recent Posts

Kajari Kolaka Sampaikan Capaian Kinerja Periode Januari Sampai Agustus 2026

KOLAKA,WN---Meski Dalam suasana kondisi mati lampu, hanya dengan menggunakan cahaya senter dari Ponsel, namun tidak…

18 hours ago

Dr H Amir Sahaka; Kartu Beramal Perdanya Belum Ditetapkan

KOLAKA,WN---Ketua Tim Tenaga Ahli Bupati Kolaka Dr H Amir Sahaka ditemui media ini di ruang…

19 hours ago

USN Kolaka dan ANTAM Siapkan Mekongga Entrepreneur Summit 2026

KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) bersama PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka…

1 day ago

Mahasiswa Pendidikan Matematika USN Kolaka Raih Best Poster dan Bronze Medali pada SORE 2 Tingkat Nasional

YOGYAKARTA,WN---Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), Karunia raih Best Poster dan Bronze…

2 days ago

PT Antam Tbk UBP Nikel Tampilkan Potensi Nikel Kolaka di APKASI Expo 2026

JAKARTA,WN---Perkuat promosi investasi dan produk lokal, PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi…

3 days ago

Syaifuddin Mustaming Raih Terbaik II MTQ KORPRI Nasional

KOLAKA,WN---Syaifuddin Mustaming lebih akrab disapa Uzdtas Pudo meraih predikat terbaik juara II pada cabang lomba…

3 days ago