KOLAKA,WN—Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka, Ir Rina Remba dikonfirmasi wartawan di Auditorium USN Kolaka pada(22/1/2026) mengungkapkan bahwa kuota USN Kolaka tahun 2026 untuk penerimaan Seleksi Nasional Penerimaan Berdasarkan Preatasi(SNPB) sebanyak 2.385 dari 31 prodi, sementara di tahun 2025 ada 30 prodi.
“Jadi ada penambahan satu prodi di tahun 2026 yakni prodi gizi, sekarang sudah mulai menerima mahasiswa baru,”ungkap Rina.
Dikatakannya terkait prodi apa saja yang mendapatkan kuota terbanyak di tahun 2026, Rina menjelaskan bahwa prodi yang mendapatkan kuota terbanyak yakni prodi ilmu Hukum, Managemen, Akper, Farmasi dan prodi Pertambangan,”kata Rina.
Dan yang menarik SNBPtahun 2026 ini terkait seleksi nasional berbasis tes, kalau sebelumnya yang diambil adalah hanya nilai rapor saja,” tetapi tahun ini ada kebijakan baru dari Kemendikdasmen yakni nilai tes kemampuan akademik kemudian divakidasi dengan TKA, dan itulah kemudian yang akan ditarik oleh Kementrian untuk menentukan siapa-siapa yang akan berhak lulus melalui seleksi nasional berbasis prestasi.
Untuk jalur seleksi mandiri kata Rina itu adalah kewenangan universitas masing-masing. “Lasimnya di USN Kolaka, tes jalur mandiri dilaksanakan di Juli sampai Agustus 2026,”ungkapnya.(**)
KOLAKA,WN--Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(PPKB) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemui media ini…
SULTENG,WN--Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah(Sulteng) lumpuh total akibat aksi…
KOLAKA, WN--- Empat Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berasal dari Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka yakni Forum…
KOLAKA, WN---Wakil Rektor III Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Dr. Musnajam, S.T., M.Eng., ajak pelajar…
KOLAKA,WN--- Tim peneliti Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mengembangkan kerangka pengelolaan bukti digital berbantuan kecerdasan…
KOLAKA,WN--Dalam ibadah Hari Minggu berlangsung di Gepsultra Jemaat Unaasi pada(25/10/2026) yang dipimpin oleh Pdt Ochtovin…