Aksi Unjukrasa HMI Kolaka menolak Kedatangan TKA China
KOLAKA,WONUANEWS – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kolaka mendesak DPRD Kab. Kolaka untuk menolak kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China yang akan masuk ke Provinsi Sulawesi Tenggara. Desakan itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa pada Senin (22/6) di gedung DPRD Kolaka.
Dalam aksinya para aktivis HMi itu melakukan orasi secara bergantian dan membakar ban bekas.
“Disaat negara lain menutup diri dari akses luar demi melindungi warganya terhadap penyebaran virus Corona, justru Indonesia menjerusmuskan masyarakatnya, sehingga kami menyesalkan para stakeholder yang terkesan membiarkan masuknya tenaga kerja asing dari China di bumi anoa ini,” papar Fahrul Insani, koordinator aksi dalam orasinya.
Usai berorasi, para mahasiswa kemudian diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kolaka, Syarifuddin Baso Rantegau di ruang paripurna DPRD Kolaka.
Dalam pertemuan itu para aktivis membacakan tuntuan aksinya yaitu mendesak DPRD Kolaka untuk mengirim surat kepada Presiden menyetop TKA China di Sulawesi Tenggara, dan juga mendesak DPRD Kolaka untuk mengirim surat ke Gubernur Sulawesi Tenggara segera mendeportasi TKA China di Sulawesi Tenggara.
Tuntutan itu kemudian dipenuhi oleh Wakil Ketua DPRD Kolaka dengan membuat surat sesuai tuntutan mahasiswa.
KOLAKA,WN--Ketua Dewan Adat Mekongga(DAM) Muh Jayadin mengungkapkan dengan rasa syukur dalam rangka melaksanakan acara persiapan…
JAKARTA,WN--PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale atau Perseroan, Kode Emiten BEI: Inco) pada 29 Oktober…
KOLAKA, WN--Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat komitmennya dalam membuka peluang kerja bagi para…
KOLAKA,WN--Top Swalayan berdiri sejak 2013 lalu, merupakan salah satu pasar modern menjadi ikon pusat perbelanjaan…
KOLAKA,WN--Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(PPKB) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemui media ini…
SULTENG,WN--Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah(Sulteng) lumpuh total akibat aksi…