Warga yang antri untuk membeli LPG 3 kg (doc: wonuanews)
KOLAKA,WONUANEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara meminta semua agen penyalur bahan bakar LPG 3 kg untuk menegur pangkalan-pangkalan yang terindikasi mempermainkan harga LPG bersubsidi tersebut.
Hal itu diutarakan oleh Anggota DPRD Kolaka, Musdalim Zakkir yang ditemui (25/6) di gedung DPRD Kolaka.
Menurutnya saat ini harga LPG 3 kg di tingkat pengecer melambung tinggi dan sangat memberatkan penggunanya. Apalagi kata dia saat ini kondisi Kolaka masih masih dalam zona merah akibat penyebaran virus Corona, sehingg pihaknya meminta agar penyaluran gas tersebut harus tepat sasaran.
“Saat ini harga tabung gas tiga kilo ditingkat pengecer mencapai Rp40.000 , padahal ini bersubsidi dan tentunya ditengah pandemi ini akan sangat memberatkan masyarakat,” katanya.
Sehingga kata politisi Gerindra itu juga, pihak agen harus tegas memberikan sanksi kepada pangkalan yang terindikasi menaikkan harga tabung gas bersubsidi itu.
“Kalau perlu dicabut saja izin pangkalannya jika memang terbukti,” tegas Musdalim Zakkir.
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk Industry Growth Project(IGP) Pomalaa kembali melaksanakan kegiatan program sosial lingkungan melalui…
JATIM,WN---Sebagai bagian dari komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menerapkan praktik pertambangan yang…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk melakukan silaturahmi dengan Bupati Kolaka H Amri bersama jajaran Kepala Organisasi…
KOLAKA,WN---Fakultas Sains dan Teknologi(FST) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pemanfaatan…
KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menunjukkan komitmen nyata dalam…