KOLAKA,WN—PT Vale Indonesia Tbk Industry Growth Project(IGP) Pomalaa kembali melaksanakan kegiatan program sosial lingkungan melalui Promosi kesehatan(Promkes) waspada penyakit Demam Berdarah Dengue(DBD) dan penyakit menular Tuberculosis(TBC) yang dilaksanakan di Kelurahan Puundoho Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) pada(18/7/2026).
Pada kesempatan itu dr. Aditya Hafria Vanani, MKK, HIU.Snr. Occ. Health & Ind.Hygiene Analyst Site Pomalaa dihadapan warga Puundoho mengungkapkan bahwa PT Vale Indonesia Tbk blok Pomalaa yang telah melakukan kegiatan eksplorasi pertambangan nikel untuk kebutuhan negara bangsa Indonesia. Yang mana secara tidak langsung proses penambangan tersebut ada efek negatifnya untuk lingkungan ataupun masyarakat. “Yah, sebenarnya semua aktivitas manusia itu ada efek sampingnya terhadap lingkungan,”ungkap dr Aditya.
Sementara disisi lain PT Vale itu memiliki kewajiban mandat dan tanggung jawab untuk ikut serta dalam memberdayakan masyarakat sekitar. Dalam hal ini, adalah kesehatan maupun lingkungan, karena yang namanya struktur dalam suatu negara itu unit yang paling kecil adalah keluarga. “Ya, dari mulai aparat, negara, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa, yang paling kecil adalah keluarga, dan percuma saja dari pihak perusahaan membantu, percuma saja pihak Puskesmas membantu, percuma saja pihak pemerintah membantu apabila dari masyarakat itu tidak berperan aktif dalam membantu hal ini untuk program sosial maupun kesehatan dan lingkungan,”ungkap
Sehingga harapannya adalah dengan satu keluarga bisa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, keluarga lain semua menangkap perilaku hidup bersih dan sehat secara tidak langsung, mulai dari pemerintah desa, camat, kabupaten, provinsi ataupun negara itu juga akan menangkap perilaku hidup bersih dan sehat. “Yang namanya pencegahan demam berdarah itu tidak dengan obat tertentu, tapi hanya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi setiap anggota keluarga,”kata dr Aditya dihapan ibu ibu warga Puundoho, seraya berharap agar apa yang disampaikan ini bisa diserap oleh ibu ibu dan disebar luaskan kepada tetangganya agar pemberdayaan masyarakat ini dapat terasa manfaatnya bagi semua.
Sementara Camat Baula yang diwakili oleh Lukman, S.Sos Kepala Seksi Kepegawaian Kecamatan Baula menyampaikan bahwa program sosial lingkungan melalui Promkes mengedukasi warga Puundoho tentang penanggulangan dan pencegahan penyakit menular DBD dan Tuberculosis. Apa yang dilakukan PT Vale ini sebagai salah satu bentuk sinergitas masyarakat Kecamatan Baula untuk hadir dalam memberikan promosi kesehatan.
“Saya berharap kehadiran kita semua disini ada pengetahuan yang bisa diperoleh, sehingga bisa diaplikasikan dalam setiap keluarga khususnya bagaimana berperilaku hidup sehat dan bersih sehingga terhindar dari penyakit menular seperti DBD dan TBC.”Penyakit menular DBD ini menjadi momok yang sangat menakutkan meskipun itu datangnya musiman,”kata Lukman.
Ia juga berharap agar momentum Promkes ini bisa menjadi momen terbaik dalam bersinergi antara perusahaan PT Vale, masyarakat dan pemerintah secara khusus Pemerintah Kecamatan Baula, bukan hanya dalam bidang kesehatan saja tetapi juga bidang lain termasuk pertanian serta persoalan sosial lain.
Sementara Kepala Puskesmas Baula Hj Sukmawati, SKM., MKM yang memaparkan terkait penyakit menular DBD. Sukmawati menyampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh perusahaan PT Vale sangat membantu terutama dalam kegiatan di Puskesmas. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh perusahaan Vale, bukan hanya dalam persoalan kesehatan tetapi juga membantu memberikan sarana kesehatan seperti pembangunan rawat inap, memberikan bantuan kendaraan roda empat, memberikan bantuan obat obatan untuk kebutuhan masyarakat serta memberikan kursi roda bagi ibu ibu yang tidak bisa berjalan.
Sukmawati bertindak selaku pemateri tentang promosi kesehatan pencegahan DBD menekankan bahwa perlu diketahui bersama ada beberapa penyakit menular meningkat ketika terjadi musim hujan salah satunya adalah DBD, yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. “Jadi bukan sembarang nyamuk, memiliki ciri khas tersendiri yakni belang belang hitam putih, jadwal menggigitnya mulai pukup tujuh sampai pukul sembilan pagi, dan pada sore hari mulai jam tiga sampai jam lima.
“Jadi tidak menggigit malam, kemudian nyamuk ini berkembang biak di tempat penampungan air bersih,”ungkap Sukmawati.
Sementara Mokhammad Syifak
Helath Promotor PT Vale IGP Pomalaa melalui kegiatan program sosial lingkungan membawakan materi tentang penanggulangan dan pencegahan penyakit Tuberkolosis
Acara dihadiri Kepala Puskesmas Baula Hj Sukmawati, mewakili Camat Baula Lukman, dr.Aditya Hafria Vanani,MKK,HIU, Snr.Occ.Health & Ind.Hygiene Analyst Site Pomalaa, dan Sekretaris Lurah Puundoho Kecamatan Baula, dan warga Baula yang didominasi ibu-ibu dan balita.
Kegiatan program sosial lingkungan yang dan Promkes ini untuk memberikan edukasi kepada warga melakukan pencegahan terhadap penyakit menular DBD dan TBC, juga dirangkaikan dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada lanjut usia(lansia), kegiatan posyandu dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil serta pemeriksaan kesehatan kepada Balita.(**)
JATIM,WN---Sebagai bagian dari komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menerapkan praktik pertambangan yang…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk melakukan silaturahmi dengan Bupati Kolaka H Amri bersama jajaran Kepala Organisasi…
KOLAKA,WN---Fakultas Sains dan Teknologi(FST) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pemanfaatan…
KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menunjukkan komitmen nyata dalam…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Kolaka dan jajarannya yang berlangsung di…