KOLAKA,WN—PT Vale Indonesia Tbk melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Kolaka dan jajarannya yang berlangsung di ruang rapat Beramal pada(15/7/2026). Dihadiri Bupati Kolaka H Amri, Sekda Kolaka Akbar, Chief Project Officer PT Vale Indonesia, Muhammad Asril, Head Pomalaa Project, Muhammad Rifai, Head Growth PMO of Mile and GTV, Sudirman Basri, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) Pemda Kolaka, beserta rombongan PT Vale Indonesia Tbk.
Pada kesempatan itu Bupati Kolaka Amri menyampaikan melalui forum ini dengan tema Leader Forum Second Edition, berharap lahir pemahaman yang semakin utuh diantara para pimpinan di lingkungan PT Vale Indonesia mengenai ekspektasi pemerintah daerah dan masyarakat lokal, kolaborasi dan koordinasi yang terbuka seperti inilah yang menjadi kunci keberlanjutan hubungan baik antara industri dan daerah.” Insyaallah pemerintah Kabupaten Kolaka akan senantiasa membuka pintu dialog dan koordinasi karena ia meyakini bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kemitraan yang setara, saling menghormati dan saling menguntungkan antara pemerintah, dunia usaha, dunia industri dan masyarakat,”ungkap Bupati
Lanjut Amri menyampaikan mudah-mudahan niat baik bersilahturrahmi ini dengan tema leader forum second edition,” “insyaallah bukan hanya memperpanjang umur tapi akan terbangun persepsi yang sama, akan terbangun jiwa kebersamaan sekaligus kerja bersama terkait eksistensi dari PT Vale di Bumi Mekongga yang sama-sama kita cintai,”kata Amri.
Ia juga mengapresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT Vale Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan ini.”Saya kira ini program yang sangat strategis sekaligus mempunyai makna yang luar biasa dalam rangka membangun semangat kebersamaan supaya PT Vale berada di Kabupaten Kolaka insyaallah masyarakat dan pemerintah merasakan kontribusi nyata dan kontribusi di masa-masa yang akan datang,”ungkap Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Kolaka memiliki ada empat Perusahaan Strategi Nasional(PSN) mungkin berbeda dengan Kabupaten lain hanya memiliki satu PSN. Dengan empat PSN ini tentunya juga memiliki problematika dan dinamika, fakta empirisnya bahwa potret Kolaka hari ini dalam proses tumbuh dan kembang dengan ekosistem pertambangan yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat terkait dengan hilirisasi.
Sehingga satu demi satu permasalahan itu selalu datang dan ada. “Tetapi kami yakin, haqul yakin insyaallah dengan niat yang baik, niat yang tulus, niat yang ikhlas sepanjang kebermanfaatannya untuk masyarakat Kolaka yang sama-sama kita cintai,”ujarnya.
Mantan Kadis BKKBN ini menyampaikan bahwa Pemda Kolaka selalu berkomitmen menyelesaikan satu persatu permasalahan yang dihadapi baik itu dari sisi konteks perusahaan khususnya PT Vale Indonesia maupun dari sisi konteks sosial kemasyarakatan yang menjadi sebuah dinamika, kadang kala trennya pasang surut. “Tapi itu biasa karena saya yakin teman-teman manajemen PT Vale bahwa masyarakat tanah Wonua Mekongga tetap memegang warisan leluhur bahwa adat etika, sopan santun sebagai kota perjuangan, kota religius,”Insyah Allah ini akan menjadi patron dan bagian dari referensi masyarakat untuk menyampaikan tuntutan atau aspirasi ini secara baik bukan dengan anarkis.”Saya kira ruang itu diperbolehkan oleh negara. Makanya hampir-hampir tiap hari juga teman-teman di DPRD menerima tuntutan-tuntutan dari masyarakat terutama di wilayah sekitar pertambangan,”ungkap Amri.
Sebagai Kepala Daerah kata Amri memahami betul bahwasanya investasi strategis yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia sangat-sangat membutuhkan kepastian regulasi, kepastian perizinan, kepastian status tata ruang atau lahan, dan tidak kalah penting ketersediaan infrastruktur pendukung secara khusus masalah stabilitas sosial dan keamanan di wilayah operasional. Sehebat apapun program yang akan diwujudkan bersama antara PT Vale dan pemerintah daerah, bilamana keamanan terganggu maka program-program itu tentunya tidak bisa terwujud. Olehnya itu, Bupati berharap persoalan stabilitas keamanan atau persoalan stabilitas sosial ini menjadi tugas pemerintah, bukan hanya menjadi tugas dari pihak perusahaan, tetapi ini menjadi tugas dari unit terkecil lingkungan keluarga, kemudian dari unit wilayah, baik itu desa, kelurahan, sampai dengan seterusnya.
“Sekali lagi, kata kunci keberhasilan pembangunan apapun bentuknya yang menjadi komitmen yaitu kolaborasi antara semua stakeholder sebagaimana tema subtema yang ada di depan kita ini,”kata Bupati.
Di sisi lain, kata Bupati sebagai bagian dari proyek yang sangat strategis, PSN ini, kemudian terhubung dengan agenda pembangunan nasional.” Kami di daerah juga memiliki kewajiban untuk mengawal percepatan pembangunan tersebut. Terus berupaya menyelaraskan rencana pembangunan jangka menengah daerah, rencana kerja pemerintah daerah dan rencana tata ruang wilayah dengan kebutuhan investasi dan proyek strategis nasional yang ada di wilayah Kabupaten Kolaka, sehingga tidak ada lagi hambatan administratif yang memperlambat langkah kita.
“itu menjadi komitmen saya bersama seluruh jajaran untuk mempermudah perizinan investor yang masuk ke Kolaka, dan jangan sekali kali ada pembayaran kalau tidak ada regulasinya,”tegas Amri.
Bupati Amri juga menyampaikan kepada rombongan PT Vale, bahwa saat ini kewenangan Pemerintah Daerah, hanya memiliki 11 kewenangan seperti pajak retribusi parkir, pajak restoran, pajak reklame, pajak PBB, pajak perhotelan, jadi yang kecil kecil saja diberikan kedaerah, bahkan tambang galian C saja sudah dialihkan ke pemerintah Provensi, Pemda hanya memiliki batas pengawasan saja, sementara yang menerima dampak dari semua aktivitas pertambangan adalah masyarakat setempat. “Dengan mendengungkan otonomi daerah, kini semua kewenangan itu pelan-pelan ditarik kepusat jadi sentralistik kembali, akhirnya kapasitas fiskal pemerintah daerah sangat tergantung kepada pemerintah pusat,”ujar Bupati dengan nada prihatin.
Bupati Amri juga menyampaikan bahwa komitmen PT Vale Indonesia dalam mendukung revitalisasi pasar raya Mekongga berharap ini akan menjadi spot atau titik kelak akan menjadi pusat perekonomian rakyat yang lebih modern, pasar yang bersih dan representatif. “Ini adalah bukti bahwa ketika kepentingan industri dan kepentingan daerah diselaraskan dengan baik, hasilnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.” Saya berharap semangat kolaborasi semacam ini terus tumbuh, dan kami mengajak seluruh mitra strategis termasuk PT Vale Indonesia dan seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kolaka untuk turut ambil bagian dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,”harap Bupati (**)
KOLAKA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri membuka secara resmi acara sosialisasi dan bimbingan teknik(Bimtek) portal…
KOLAKA,WN---Dosen Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) persentasikan inovasi pelestarian bahasa Mekongga pada konferensi internasional.…
MAKASSAR,WN---Keikutsertaan PT Antam(Persero)Tbk dalam pameran Dekranas yang dilaksanakan di Makassar Sulsel pada(10/7/2026) dorong promosi produk…
KOLAKA,WN---Kuliah Kerja Nyata(KKN) mahasiswa Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) hadirkan program berbasis Sustainaible Development…
MAKASSAR,WN---PT Antam Tbk UBP Nikel Kolaka secara resmi menyerahkan secara simbolis bangunan Tempat Pengolahan Sampah…