KOLAKA,WN—Wakil Ketua DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Syaifullah Halik mempertanyakan kenapa perusahaan pertambangan PT Tosida tidak merealisasikan dana Program Pemberdayaan Masyarakat(PPM)nya kepada masyarakat tahun anggaran 2025.
“Dan kalau tidak direalisasikan apa masalahnya, dan dana PPM itu ada regulasi yang mengatur, karena perusahaan Tosida itu sudah mengolah sumber daya alam nikel Kolaka, jadi masalah PPM itu kewajiban mutlak perusahaan kepada masyarakat sekitar wilayah operasionalnya,”tegas Syaifullah saat ditemui wartawan di salah satu acara.
Ia menjelaskan bahwa dana PPM ini adalah hak masyarakat yang diajukan sesuai kebutuhan di masyarakat setiap wilayah. Dan PPM ini kata Syaifullah turut membantu pemerintah dalam menangani program yang tidak bisa diselesaikan oleh APBD, dan itulah salah satu azas manfaat dari PPM setiap perusahaan pertambangan yang beroperasi di daerah ini.
PPM ini ada regulasi yang mengatur, sehingga itu menjadi komitmen bagi setiap perusahaan izin usaha pertambangan, dan PPM itu harus direalisasikan karena itu adalah hak masyarakat sekitar wilayah operasional setiap perusahaan.
“Kita semua berharap perusahaan PT Tosida segera merealisasikan kewajibannya kepada masyarakat,” harapnya.
Dikatakannya dana PPM bagi setiap perusahaan pertambangan, dalam kondisi saat ini dengan keterbatasan anggaran dari pusat, maka salah satu yang diharapkan membantu masyarakat dan pemerintah adalah merealisasikan dana PPMnya.
“Jadi kita berharap ada niat yang baik dari PT Tosida segera merealisasikan dana PPMnya kepada masyarakat karena itu adalah kewajiban mutlak bagi perusahaan kepada masyarakat sekitar wilayah operasi pertambangan,”tegas Syaifullah politisi Gerindra.
Terkait hal itu, Sundu Bao Kepala Desa Sopura Kecamatan Pomalaa Kabuoaten Kolaka Sulawesi Tenggara yang dikonfirmasi wartawan pada(3/9/2025) melalui selularnya Popaliaperihal dana PPM perusahaan Tosida yang belum direalisasikan kepada masyarakat. Sundu Bao membenarkan hal itu, mengatakan bahwa perusahaan Tosida melakukan kegiatan penambangan sejak tahun 2022, belum ada dana PPMnya yang disalurkan.
Sementara menager PT Tosida Umar, dikonfirmasi wartawan melalui selularnya pada(3/9/2025) terkait dana PPM perusahaan Tosida yang tidak direalisasikan kepada masyarakat, namun hingga berita ini ditayangkan pihak Manager perusahaan Tosida belum memberikan klarifikasi.
Diketahui dana PPM tahun anggaran 2025 yang harus direalisasikan kepada sejumlah desa yakni Desa Taore, Desa Sopura, dan Desa Popalia yang nilainya mencapai empat ratusan juta rupiah.(**)
KOLAKA,WN---Communication PT Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa Mirwanto Muda, mewakili managemen perusahaan PT…
KOLAKA,WN---Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Zainal Abidin mengapresiasi kepada PWI Kolaka selama ini…
KOLAKA,WN---Abd Saban, kembali pimpin PWI Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), setelah berhasil mengantongi 6 suara, sementara…
KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(USN) menggelar pelaksanaan ujian berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) untuk…
KOLAKA,WN---Direktur Perumda Air Minum Tirta Sorume Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Murni Djaelani mengungkapkan bahwa saat ini…
KOLAKA,WN---PT.Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat(PPM) dengan memberikan Bimbingan teknis(Bimtek)…