Categories: BeritaDaerah

PT Vale Perluas Program SRI Organik di Bahomotefe-Bahomoahi

Morowali, WN – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) memperluas program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB)yang menerapkan pola metode System of Rice Intensification (SRI) organik di Desa Bahomotefe dan Desa Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Penerapan program SRI Organik ditandai dengan pelaksanaan tanam perdana padi organik, Sabtu (19/03/2022) di Desa Bahomotefe dan di Bahomoahi, Minggu (20/03/2022).

Kepala Desa Bahomoahi, Asep Anwar mengapresiasi atas pelaksanaan tanam perdana padi SRI organik tersebut.“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung program tersebut, semoga dapat memberikan manfaat bagi petani di Desa kami. Apalagi, programnya sudah diterapkan sebelumnya di area pemberdayaan PT Vale Blok Sorowako,” katanya.

Sementara itu, Manager External Relations PT Vale Indonesia Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin menuturkan, ekspansi program dilakukan sebagai wujud komitmen perseroan dalam melaksanakan program keberlanjutan.
Mengingat, tutur dia, fokus program PT Vale tidak saja pada lingkungan tapi juga bagaimana bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar tambang.

“Program pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan merupakan salah satu Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya masyarakat tani yang berada didaerah pemberdayaan PT Vale Indonesia Tbk di blok Bahodopi. Program ini mengedepankan skala prioritas tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional,”ujarnya.

Tiga Kawasan tersebut, kawasan wilayah kerja, kawasan wilayah peran dan kawasan wilayah sosial dengan mengedepankan belajar dari pengalaman, melalui proses belajar secara alamiah mengalami, mengungkapkan, menganalisa, menyimpulkan dan menerapkan.

“Program ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi petani, apalagi SRI Organik ini banyak memberikan manfaat tidak saja terhadap lingkungan, tapi juga bisa meningkatkan ekonomi petani,” terangnya.

Sebelumnya, PT Vale memberikan pendampingan dan pelatihan PSRLB selama 3 bulan yang melibatkan para kelompok tani di empat desa binaan, yaitu Desa Bahomatefe, Desa Bahomoahi, Desa Ululere, dan Desa Kolono.

Tanam padi perdana ini merupakan wujud implementasi dari pendampingan dan pelatihan itu sendiri. Selain itu, kelompok tani yang juga disebut sebagai warga belajar diberikan pelatihan terkait tanaman herbal, penanaman padi dipekarangan, penanaman sayuran organik, dan penanaman padi di sawah.

Sebelumnya, PRSLB juga berlangsung di Desa Ululere dan Desa Kolono pada bulan Februari 2022.

Redaksi

Recent Posts

Antam Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

KOLAKA,WN---PT Antam Tbk(Persero) Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) dorong Tambea kembali jadi sentra…

20 minutes ago

Kejari Kolaka Satuan Kerja Pertama di Wilayah Kejati Sultra Terapkan Ple Bargain

KOLAKA,WN---Kejaksaan Negeri(Kejati) Kolaka satuan kerja pertama di wilayah Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sulawesi Tenggara(Sultra) terapkan "Plea Bargain“…

2 days ago

Bupati Kolaka Paparkan Kartu Beramal di KPPD Lemhannas

JAKARTA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara H Amri Jamaluddin mendapat kehormatan mewakili peserta terbaik Kursus Pemantapan Pimpinan…

2 days ago

PT Antam Kolaka Raih Tiga Penghargaan Platinum ENSIA Award 2026

JAKARTA,WN---PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih…

2 days ago

Bangkitkan Perekonomian, FORMULA Tegaskan Komitmen Menjaga Investasi PT Ceria di Wolo

KOLAKA, WN--- Forum Masyarakat Ulu Wolo – Lalonggopi (FORMULA), tegaskan komitmennya mendukung dan menjaga investasi…

4 days ago

USN Kolaka Wakili Sultra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

JEMBER,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka mewakili Sulawesi Tenggara(Sultra) di Pekan Seni Mahasiswa Nasional(PEKSIMINAS) XVIII 2026 cabang…

5 days ago