JAKARTA,WN—Jakarta pada 2 Juni 2026, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan(RUPST) dengan format hybrid secara fisik di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Lantai 2, Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta 12190, dan secara virtual melalui platform eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 15/POJK.04/2020 dan Peraturan OJK Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan RUPS secara Elektronik.
Para pemegang saham menyetujui seluruh enam mata acara yang diajukan, menegaskan kembali disiplin keuangan Perseroan, komitmen terhadap pertumbuhan jangka panjang, dan postur tata kelola yang kuat di tengah dinamika harga nikel global yang menantang. Sepanjang tahun 2025, PT Vale menunjukkan ketahanan operasional yang solid dengan berhasil membukukan peningkatan laba bersih sebesar 32% menjadi AS$76 juta, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 4% menjadi AS$990 juta, EBITDA sebesar AS$228 juta, dan unit cash cost of sales nikel matte yang relatif terjaga. Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, para pemegang saham menyetujui total dividen tunai sebesar AS$45.638.211, mewakili rasio pembayaran sebesar 60% dari laba bersih tahun buku 2025 yang akan didistribusikan kepada pemegang saham yang terdaftar pada tanggal pencatatan 12 Juni 2026, dengan tanggal pembayaran 26 Juni 2026.
Sisa keuntungan bersih perseroan akan kemudian dicatat sebagai Laba yang tertahan untuk mendukung perkembangan perseroan dari sisi tata kelola, RUPST menerima pengunduran diri Emily Olson sebagai Wakil Presiden Komisaris dan Christopher McCleave sebagai Komisaris, serta menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama masa jabatan masing-masing. Sebagai penggantinya, para pemegang saham menyetujui pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris, Patricia Renee Pegues sebagai Komisaris, dan Adam MacMillan sebagai Komisaris. Perubahan komposisi pengurus ini mencerminkan komitmen PT Vale untuk memperkuat fondasi kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan industri mineral kritis yang semakin dinamis, sekaligus memastikan kesinambungan transformasi dan pengembangan proyek-proyek strategis Perseroan.
Dengan pengangkatan ini, susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris PT Vale adalah sebagai berikut: Direksi: Presiden Direktur dan Chief Executive Officer : Bernardus Irmanto, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer Abu Ashar, Direktur dan Chief Human Capital Officer : Heriyanto Agung Putra, Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Budiawansyah, Direktur dan Chief Financial Officer : Rizky Andhika Putra, Direktur dan Chief Project Officer : Muhammad Asril, Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer : Slamet Sugiharto, Dewan Komisaris: Presiden Komisaris : F.S. Multhazar, Wakil Presiden Komisaris : Kristina Gauthier, Komisaris : Patricia Renee Pegues, Komisaris : Adam MacMillan, Komisaris : M. Jasman Panjaitan, Komisaris : Katherina Anggela Oendun, Komisaris : Shiro Imai, Komisaris Independen : Rudiantara, Komisaris Independen : Retno Marsudi, Komisaris Independen : Marita Alisjahbana
PT Vale akan mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku terkait perubahan susunan Dewan Komisaris. Selain itu, sesuai dengan praktik Perseroan di masa lalu, Perseroan mengusulkan menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris, dengan terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Komite Tata Kelola, Nominasi dan Remunerasi Perseroan, untuk menetapkan honorarium Tahun Buku 2026 dan kebijakan terkait penghasilan lain selain honorarium Tahun Buku 2025, bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan; serta gaji dan tunjangan Tahun Buku 2026 bagi anggota Direksi.
Terakhir, RUPST menyetujui penunjukan Bapak Yusron Fauzan dan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota PricewaterhouseCoopers) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai auditor independen untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2026 serta audit laporan keuangan lainnya jika diperlukan.
Menutup RUPST hari ini, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa di tengah tantangan industri global, PT Vale mampu menjaga kinerja operasional yang solid, memperkuat profitabilitas, dan melanjutkan transformasi menuju perusahaan tambang mineral kritis yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. “Dividen yang kami tetapkan hari ini dan kemajuan proyek-proyek HPAL kami mencerminkan keyakinan kami terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon dan bertanggung jawab bagi transisi energi global. Kami akan terus berfokus pada praktik pertambangan terbaik, hilirisasi yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.”ungkap Bernardus.(**)
KOLAKA,WN---Tiga calon rektor Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka periode 2026-20230 lolos pada penyaringan yang dilaksanakan oleh…
Oleh Saleh Sutrisna Mahasiswa Program Doktor Pasca Sarjana IAIN Kendari Dosen : Universitas Seembilanbelas November…
KOLAKA,WN---Ketua Ikatan Alumni(Ika) Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Dr H Bakri Mendong, ditemui media…
KOLAKA,WN---Lima calon Rektor Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) paparkan visi misinya pada(2/6/2026) yang dilaksanakan…
KOLAKA,WN---Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November l(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), Kevin Gilberth Roganda Putra, resmi terpilih sebagai…
KOLAKA,WN---Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) pada momentum hari raya Idul Adha 1Syawal…