Categories: BeritaDaerahKesehatan

Ketua DPRD Kolaka dukung penerapan sanksi bagi pelanggar prokes

KOLAKA, WONUANEWS – Ketua DPRD Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Syaifullah Halik menyatakan mendukung penerpaan sangksi dalam penegakan aturan penerapan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Menurutnya penyebaran Covid-19 di wilayah kabapaten Kolaka akan semakin susah dikendalikan jika tidak ada penerapan sanksi yang tegas bagi para pelanggar.

“Jadi kami mendukung langkah dan upaya penegakkan aturan mengenai prokes ini, sebab Covid-19 saat ini semakin meluas penyebarannya, apalagi ada informasi perkembangan Covid-19 ini bermutasi dan semakin ganas, jadi  sudah perlu ada penegasan kepada masyarakat, sudah harus ada sanksinya jika ada yang melanggar,” tegas legislator Gerindra tersebut yang ditemui di ruang kerjanya (22/12/2020).

Syaifullah juga mengatakan aturan penerapan prokes tersebut sudah tertuang dalam keputusan Bupati yang harusanya ditaati oleh semua warga kabupaten Kolaka.

“Kalau himbauan saya rasa sudah cukup,  sudah saatnya tegas sekarang, kan sudah ada surat keputusan Bupati Kolaka terkait masalah sanksi terhadap kelalaian dalam menerapkan Prokes, jadi tinggal dijalankan, sebab akan semakin susah dikendalikan penyebaran virus ini kalau aturan tersebut diabaikan,” tegas Syaifullah.

Syaifullah juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk mejalankan aturan tersebut  seperti memakai masker, menjaga jarak dan mengindari kerumunan.

“Kami berharap masyarakat juga memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan jika tidak ingin ditindak nantinya, sebab kesadaran ini yang terpenting agar kita bisa meminimalisir  penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Lanjutnya penerapan aturan prokes memang sudah harus ketat mengingat di tahun 2021 mendatang ada rencana proses belajar mengajar di sekolah akan dilakukan secara tatap muka.

“Jadi kita tidak mau lagi ada klaster-klaster baru yang muncul dengan adanya proses belajar mengajar secara tatap muka, untuk perlu ada antisipasi langkah-langkah konkrit dilakukan dalam mencegah hal itu,” ujarnya.

Syaifullah juga mengatakan DPRD Kolaka  akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan berbagai pihak terkait penegakan aturan penerapan prokes tersebut dalam waktu dekat ini. (kai)

Redaksi

Recent Posts

Vale Indonesia Dorong Pelaku Usaha Lokal dalam Rantai Pasok IGP Pomalaa

KOLAKA,WN--PT Vale Indonesia TBK bagian dari Grup MIND ID, memperkuat keterlibatan pelaku usaha lokal dalam…

2 hours ago

Kepala Bapenda; Top Kuliner Konsepnya Sangat Representatif Luar Biasa

KOLAKA,WN--Kepala Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) Muh Ridha Tahrir ditemui wartawan…

5 hours ago

Ketua Dewan Adat Mekongga; Sarankan Bila Belum Ada Bokeo yang Disepakati, Mosehe Tak Perlu Dilaksanakan

KOLAKA,WN--Ketua Dewan Adat Mekongga(DAM) Muh Jayadin mengungkapkan dengan rasa syukur dalam rangka melaksanakan acara persiapan…

1 day ago

PT Vale Mendorong Pertumbuhan Melalui Optimalisasi Kapasitas Nikel Matte dan Peningkatan Penjualan Bijih Nikel

JAKARTA,WN--PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale atau Perseroan, Kode Emiten BEI: Inco) pada 29 Oktober…

1 day ago

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Buka Peluang Alumni Berkarier di Bank BRI

KOLAKA, WN--Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat komitmennya dalam membuka peluang kerja bagi para…

2 days ago

Kuliner UMKM Top Swalayan Semakin Berkembang

KOLAKA,WN--Top Swalayan berdiri sejak 2013 lalu, merupakan salah satu pasar modern menjadi ikon pusat perbelanjaan…

2 days ago