KOLAKA,WN—Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah tahun 2024,Dinas Kesehatan(Dinkes) melakukan sidak keamanan pangan di lapangan disejumlah distributor dan swalayan.
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kadis Kesehatan Dokter H Muh Aris didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan(SDK) Dinkes Kolaka James Paonganan dan sejumlah staf Dinkes Kolaka, dilaksanakan pada(2/4/2024) dengan mendatangi gudang CV Putra Mas Mandiri salah satu distributor pangan campuran Kelurahan Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kolaka.
Usai melakukan sidak di gudang Putra Mas Mandiri, selanjutnya menuju swalayan Alaska yang terletak di jalan Khairil Anwar Kolaka. Usai melakukan sidak, Kadinkes Muh Aris dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa dari hasil sidak produk pangan di dua tempat yaitu distributor dan swalayan menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua produk pangan, maka ada yang perlu direkomendasikan kepada pihak perusahaan Putra Mas Mandiri, agar barang yang sudah kadaluarsa atau sudah tidak layak dijual dan tidak layak komsumsi agar diatur dengan baik.
“Barang yang sudah kadaluarsa agar diatur dengan baik, jangan dibiarkan berhamburan begitu saja didepan teras gudang, agar harus menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan aman,”harap Kadis.
Lanjut Kadis, begitupun halnya yang ditemukan di swalayan Alaska saat dilakukan pemeriksaan terhadap semua produk pangan, masih banyak memanjang produk dengan kemasan yang rusak, bahkan ada produk makanan yang dipajang sama sekali tidak memiliki label, meskipun itu adalah produk home industri tetapi tidak ada tercantum nama produsennya.
“Jadi hasil temuan sejumlah produk tanpa label yang tidak diketahui produsennya, kami minta kepada pihak swalayan Alaska agar pihak produsennya melapor ke Dinkes Kolaka lebih dulu,”ujarnya.
Selain itu pihak Dinkes juga meminta agar produk pangan tanpa memiliki label dan tidak di ketahui produsennya agar produk tersebut diturunkan dari etalase dan jangan dulu di jual.
” Kita harus pastikan keamanan semua produk pangan layak komsumsi oleh masyarakat, makanya produk yang tidak jelas produsennya siapa dan label juga tidak ada, masa kadaluarsa juga tidak tercantum, semua produk pangan harus layak komsumsi dan aman bagi masyarakat,”pungkasnya.(pus)
KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(USN) menggelar pelaksanaan ujian berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) untuk…
KOLAKA,WN---Direktur Perumda Air Minum Tirta Sorume Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Murni Djaelani mengungkapkan bahwa saat ini…
KOLAKA,WN---PT.Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat(PPM) dengan memberikan Bimbingan teknis(Bimtek)…
PALU,WN---Komitmen terhadap tata kelola yang baik serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kembali mendapatkan pengakuan.…
JAKARTA,WN---PT Antam(Persero) Tbk raih Proper hijau sebagai bentuk komitmen kuat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.…
KOLAKA,WN---Ketua Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Pusat Ex Officeo Dr Agus Fathoni berkunjung ke Baznas Kolaka…