Categories: BeritaDaerah

Ganti Kepala Lingkungan, Lurah Lamekongga diprotes Warganya

Kolaka, – Puluhan warga kelurahan Lamekongga, kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memprotes Lurahnya karena dianggap semena-mena mengganti salah satu kepala lingkungannya.

Aksi protes itu dilakukan didepan halaman kantor kelurahan Lamekongga pada Senin (18/5). Mereka mendesak agar Kepala kelurahan Lamekongga segera mencabut keputusannya terkait pergantian kepala lingkungan IV.

Koordinator aksi Asmin Jaya menganggap keputusan yang telah dilakukan oleh Kepala Kelurahan Lamekongga tidak tepat dan semena-mena, karena  tanpa koordinasi dan pembinaan terlebih dahulu.

“Ini sudah tidak benar, baru saja dilantik sebagai lurah sudah semena-mena main ganti kepala lingkungan, tanpa ada koordinasi dan pembinaan terlebih dahulu, makanya Kami menuntut agar Lurah Lamekongga segera mencabut SK pengangkatan saudara Sumarlan sebagai kepala lingkungan IV, jika tidak maka kami akan terus melakukan aksi,”paparnya.

Dalam aksi itu juga, mantan Kepala Lingkungan IV Samsul Manu yang diberhentikan ikut berorasi.

Samsul menilai kepemimpinan Lurah Lamekongga baru sangat tidak manusiawi dan terkesan otoriter. Menurutnya pemberhentian dirinya sangat sepihak, apalagi diantara lima lingkungan yang ada di kelurahan Lamekongga hanya dirinya yang diberhentikan secara tiba-tiba.

“Saya sangat kecewa atas apa yang telah dilakukan oleh pak Jainul selaku lurah, yang langsung mengganti saya tanpa ada alasan yang jelas, hanya saya yang diganti yang lain tidak, ini ada apa? Apalagi dia baru sehari menjabat langsung melakukan pergantian. Jadi sangat tidak manusiawi,” kesalnya.

Sehingga dia berharap agar Pemda bisa menyikapi masalah ini dapat disikapi agar tidak ada lagi lurah yang melakukan pergantian secara semena-mena.

“Saya harapkan bapak bupati bisa merespon masalah ini, dan saya akan terus memperjuangkan hak saya karena selama ini saya telah menjalankan tupoksi saya dengan sebaik-baiknya, dan kami juga akan adukan ke DPRD nanti,” harapnya.

Terkait aksi itu, lurah Lamekongga Jainul Dusu bersikukuh apa yang telah dilakukannya sudah sesuai dengan aturan.

“Jadi saya tidak ada unsur lain apalagi dikatakan pemimpin yang otoriter karena telah melakukan pergantian secara sepihak, karena saya diamanahkan untuk jadi lurah agar bagaimana saya bisa bangun kampung saya dan mempersatukan kembali masyarakat Lamekongga agar tidak ada lagi perpecahan, jadi tidak ada unsur politik karena sudah berdasarkan aturan,” ucapnya.

Redaksi

Recent Posts

Penderita HIV AIDS di Kolaka 213 Orang Sementara Berobat, 46 Los Kontak dan 51 Meninggal Dunia

KOLAKA,WN---Kepala Dinas Kesehatan(Kadinkes) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Hj Sri Raoda Buna ditemui media ini pada(14/9/2026) usai…

8 hours ago

Ketua DPRD Kolaka Pimpin Rapat Paripurna, 13 Ranperda Disahkan Menjadi Perda

KOLAKA,WN---Ketua DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) I Ketut Arjana, didampingi Wakilnya H Syaifullah Halik memimpin rapat…

10 hours ago

Antam Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

KOLAKA,WN---PT Antam Tbk(Persero) Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) dorong Tambea kembali jadi sentra…

20 hours ago

Kejari Kolaka Satuan Kerja Pertama di Wilayah Kejati Sultra Terapkan Ple Bargain

KOLAKA,WN---Kejaksaan Negeri(Kejati) Kolaka satuan kerja pertama di wilayah Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sulawesi Tenggara(Sultra) terapkan "Plea Bargain“…

3 days ago

Bupati Kolaka Paparkan Kartu Beramal di KPPD Lemhannas

JAKARTA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara H Amri Jamaluddin mendapat kehormatan mewakili peserta terbaik Kursus Pemantapan Pimpinan…

3 days ago

PT Antam Kolaka Raih Tiga Penghargaan Platinum ENSIA Award 2026

JAKARTA,WN---PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih…

3 days ago