Categories: Daerah

Cerita Petani Organik Binaan PT Vale Belum Mampu Memenuhi Kebutuhan Konsumen

KOLAKA,WN—Cerita Watno salah seorang petani padi sawah organik binaan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, menceritakan bahwa hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan permintaan konsumen beras organik.

Watno menuturkan bahwa dengan lahan yang dikelolah petani padi sawah organik seluas tujuh(7) hektare yang ada di Desa Puubunga dan Puuroda Kecamatan Baula, dengan dua kali panen setahun namun belum mampu memenuhi kebutuhan para konsumennya semakin meningkat. Meski setiap hektare bisa menghasilkan gabah organik sebanyak 5’5 ton.

“Namun sampai saat ini kami belum mampu memenuhi semua kebutuhan permintaan akan beras organik,”tutur Watno kepada wartawan dari berbagai media dalam rangkaian media Visit ke IGP Pomalaa PT Vale Indonesia, Tbk pada(24/7/2024).

Watno menjelaskan bahwa pertanian organik dengan metode keseimbangan alam, dengan menggunakan pupuk kompos yang dipermentasi sendiri oleh petani.

“Setidak satu hektare itu kami menggunakan pupuk kompos sebanyak tujuh ton. Pupuk kompos ini bahan dasarnya dari kotoran hewan, dan berbagai daun-daunan yang dipermentasi, bisa menghasilkan pupuk padat dan pupuk cair,”ungkap Watno.

Dikatakannya bahwa padi organik yang kini dikembangkan oleh petani yaitu jenis varietas Mentik Susu. Jenis padi ini warnanya putih seperti susu dan rasanya enak.

“Padi organik varietas susu mentik ini sudah bisa dipanen dalam jangka 100 hari, dengan hasil 5,5 ton setiap hektare,” kata Watno.

Ia juga berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan melalui media visit tour, dirinya bisa menceritakan pengalaman sebagai petani padi sawah organik.

” Dan kami selaku petani padi sawah organik juga berterima kasih tak terhingga kepada PT Vale, yang telah berupaya membina kami, membekali kami dengan pengetahuan hingga kami boleh menghasilkan padi organik meskipun dari segi pemasaran belum mampu memenuhi kebutuhan konsumen,”pungkasnya(**)

Redaksi

Recent Posts

Kejari Kolaka Satuan Kerja Pertama di Wilayah Kejati Sultra Terapkan Ple Bargain

KOLAKA,WN---Kejaksaan Negeri(Kejati) Kolaka satuan kerja pertama di wilayah Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sulawesi Tenggara(Sultra) terapkan "Plea Bargain“…

2 days ago

Bupati Kolaka Paparkan Kartu Beramal di KPPD Lemhannas

JAKARTA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara H Amri Jamaluddin mendapat kehormatan mewakili peserta terbaik Kursus Pemantapan Pimpinan…

2 days ago

PT Antam Kolaka Raih Tiga Penghargaan Platinum ENSIA Award 2026

JAKARTA,WN---PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih…

2 days ago

Bangkitkan Perekonomian, FORMULA Tegaskan Komitmen Menjaga Investasi PT Ceria di Wolo

KOLAKA, WN--- Forum Masyarakat Ulu Wolo – Lalonggopi (FORMULA), tegaskan komitmennya mendukung dan menjaga investasi…

4 days ago

USN Kolaka Wakili Sultra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

JEMBER,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka mewakili Sulawesi Tenggara(Sultra) di Pekan Seni Mahasiswa Nasional(PEKSIMINAS) XVIII 2026 cabang…

5 days ago

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei Serahkan Satu Unit Ambulance Bagi Warga Watubangga

WATUBANGGA,WN---Anggota Komisi V DPR RI H Ahmad Safei Serahkan satu unit mobil Ambulance bagi warga…

1 week ago