Categories: BeritaDaerah

Cekdam PT Antam UBPN Sultra di Tambea dianggap membahayakan warga

KOLAKA, WONUANEWS – Keberadaan cekdam atau kolam penampung di wilayah IUP PT. Antam, Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sultra Pomalaa yang berdekataan dengan pemukiman warga desa Tambea, kecamatan Pomalaa kabupaten Kolaka dianggap meresahkan dan berpotensi membahayakan warga desa.

Hal diungkapkan Ruman, tokoh masyarakat Desa Tambea yang menjadi koordinator unjuk rasa terkait keberadaan Cekdam PT Antam tersebut.

“Lokasinya yang hanya berjarak 200-an meter dari pemukiman, apalagi ada peringatan dari BMKG bahwa kita sedang menghadapi La Nina, sewaktu-waktu Cekdam di atas bisa jebol dan membahayakan warga desa Tambea, bahkan sudah pernah jebol dan longsor,” ungkap Rusman dalam rapat pertemuan dengan pihak managemen Pt Antam di aula kantor Kecamatan Pomala (12/11/2020).

Bahakan faktanya, kata mantan anggota DPRD Kolaka itu, beberapa tahun lalu pernah jebol dan membuat longsor serta mengeluarkan lumpur di desanya.

“Pernah jebol dan longsor, lumpur masuk ke rumah warga dan ke bangunan sekolah, inilah yang kami khawatirkan,” tambahnya.

Selian itu potensi bahaya lainnya kata Rusman, warga bisa saja terjebak dalam kolam penampung tersebut jika terjatuh kedalam cekdam.

“Makanya perlu ditinjau dari segi kemanannnya, apalagi sangat dekat dengan pemukiman, warga kalau jatuh pasti terjebak disitu,” jelasnya.

Terkait hal itu, mpihak management PT Antam dalam pertemuan itu mengungkapkan dalam kegiatannya PT Antam beroperasi sesuai kaidah pertambangan.

“Nanti kami akan siapkan datanya untuk presentasi terkait sistem keamanan cekdam itu, yang pasti PT Antam beroperasi sesuai kaidah pertambangan,” papar salah satu Managemen PT Antam, Dito yulianto dalam pertemuan itu.

Dia juga mengatakan pihaknya telah melakukan perhitungan teknis terkait keamanan dan keberdaaan cekdam tersebut. (kai)

Redaksi

Recent Posts

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

SOROWAKO,WN---Di tengah masifnya arus informasi digital dan meningkatnya kompleksitas isu pembangunan berkelanjutan, kebutuhan terhadap informasi…

12 hours ago

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

MOROWALI,WN---Pertumbuhan yang bertanggung jawab terwujud ketika setiap pencapaian bisnis mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat, lingkungan,…

1 day ago

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

SOROWAKO,WN---24 Juli 2026 – Membangun generasi muda yang mampu menjadi penggerak keberlanjutan merupakan bagian penting…

3 days ago

Mahasiswa USN KKN Paparkan Proker Berbasis SDGS di Desa Lolibu Buteng

BUTENG,WN---Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November(USN) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo,…

4 days ago

Bupati LantiK 32 ASN Pejabat Administrator dan Pengawas

KOLAKA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri melantik 32 orang Aparatur Sipil Negara(ASN) pejabat administrator dan…

5 days ago

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

MOROWALI,WN---Membangun nilai tambah melalui praktik pertambangan berkelanjutan, Menteri Investasi RI apresiasi praktik Environmental, Social, and…

5 days ago