iIustrasi foto ketupat lebaran
Kolaka, Wonuanews.com – Tradisi atau kebiasaan masyarakat Kecamatan Toari dan Watubangga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara menggelar acara lebaran ketupat pada hari ke tujuh bulan Syawal atau pasca lebaran Idul Fitri di wilayah pantai daerah itu kini dihentikan sementara.
Juru bicara Satags Percepatan Penanganan COVID-19 Kolaka, dr. Muhammad Aris yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya menjelaskan hasil rapat tim Satgas, kegiatan ketupat lebaran untuk sementara dihentikan.
“Kebiasaan saudara kita khususnya yang berada di Kecamatan Toari dan watubangga melaksanakan lebaran ketupat ditiadakan untuk sementara,” katanya (19/5).
Hal itu kata Aris, untuk mencegah kerumunan orang banyak guna memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Kolaka sehingga Pemerintah harus menghentikan sementara kegiatan itu.
Aris juga menjelaskan mengenai arus balik usai lebaran bagi pengguna transportasi baik laut, udara maupun darat akan dilakukan pemeriksaan ketat kepada seluruh penumpang.
” Tim bersama satgas COVID-19 dibantu aparat TNI/Polri akan melakukan pemeriksaan ketat,” jelas ketua IDI Kolaka itu. (raz)
JAKARTA,WN---Jakarta pada 2 Juni 2026, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang…
KOLAKA,WN---Tiga calon rektor Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka periode 2026-20230 lolos pada penyaringan yang dilaksanakan oleh…
Oleh Saleh Sutrisna Mahasiswa Program Doktor Pasca Sarjana IAIN Kendari Dosen : Universitas Seembilanbelas November…
KOLAKA,WN---Ketua Ikatan Alumni(Ika) Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Dr H Bakri Mendong, ditemui media…
KOLAKA,WN---Lima calon Rektor Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) paparkan visi misinya pada(2/6/2026) yang dilaksanakan…
KOLAKA,WN---Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November l(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), Kevin Gilberth Roganda Putra, resmi terpilih sebagai…