iIustrasi foto ketupat lebaran
Kolaka, Wonuanews.com – Tradisi atau kebiasaan masyarakat Kecamatan Toari dan Watubangga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara menggelar acara lebaran ketupat pada hari ke tujuh bulan Syawal atau pasca lebaran Idul Fitri di wilayah pantai daerah itu kini dihentikan sementara.
Juru bicara Satags Percepatan Penanganan COVID-19 Kolaka, dr. Muhammad Aris yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya menjelaskan hasil rapat tim Satgas, kegiatan ketupat lebaran untuk sementara dihentikan.
“Kebiasaan saudara kita khususnya yang berada di Kecamatan Toari dan watubangga melaksanakan lebaran ketupat ditiadakan untuk sementara,” katanya (19/5).
Hal itu kata Aris, untuk mencegah kerumunan orang banyak guna memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Kolaka sehingga Pemerintah harus menghentikan sementara kegiatan itu.
Aris juga menjelaskan mengenai arus balik usai lebaran bagi pengguna transportasi baik laut, udara maupun darat akan dilakukan pemeriksaan ketat kepada seluruh penumpang.
” Tim bersama satgas COVID-19 dibantu aparat TNI/Polri akan melakukan pemeriksaan ketat,” jelas ketua IDI Kolaka itu. (raz)
JATIM,WN---Sebagai bagian dari komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menerapkan praktik pertambangan yang…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk melakukan silaturahmi dengan Bupati Kolaka H Amri bersama jajaran Kepala Organisasi…
KOLAKA,WN---Fakultas Sains dan Teknologi(FST) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pemanfaatan…
KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menunjukkan komitmen nyata dalam…
KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Kolaka dan jajarannya yang berlangsung di…