KOLAKA,WN—Bupati Kolaka H Amri saat memimpin Rapat Kordinasi(Rakordis) Lurah, Camat dan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) pada(11/5/2026) disalah satu hotel di Kolaka berbagai topik yang diungkapkan salah satunya adalah pengangkatan pejabat eselon II bahwa terhitung Juni 2026, Bupati tidak berlakukan lagi assesment untuk jabatan eselon II tetapi dengan melalui managemen talenta. “Yah, kalau managemen talenta berarti sepenuhnya yang saya lihat punya chemistry, siapa yang mampu bekerja, itu yang saya Lantik jadi eselon II,”ungkap Bupati.
Ia menyampaikan bahwa dua sampai tiga tahun Kedepan banyak pejabat eselon II yang senior-senior akan memasuki pensiun, dan pada Juni 2026 ia sudah memerintahkan kepada Kepala BKPSDM ada enam jabatan eselon II yang berhak mendudukinya.” Saya sampaikan kepada semua rekan-rekan Lurah dan Camat bahwa ini jenjang karier berproses, dan siapa yang berprestasi itu yang saya Lantik, ini mungkin bisa jadi catatan semuanya,”ungkap Bupati.
Kedepan kata Bupati, Ia punya mimpi bahwa jabatan karier itu jelas, kalau rekan-rekan Lurah yang berprestasi dalam dua tahun,”Saya bisa promosikan jadi Camat, begitupun selanjutnya,”ujarnya.
Dikatakannya bahwa skema yang dibangun ini bukan karena faktor kedekatan, meskipun kenal dekat tapi kalau tidak mampu bekerja dengan baik ngapain saya mau pakai.”Saya punya janji politik sama masyarakat Kabupaten Kolaka berjumlah 267 ribu jiwa, walaupun presentasi kemenangan saya 60%, tetapi saya janji untuk program program yang kebermanfaatan bagi masyarakat. Pola itu saya mau ajak birokrasi bekerja secara profesional, makanya saya dorong ini manajemen talenta,”kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa Ia juga tahu pejabat yang mumpuni, berdasarkan hasil pysikotest yang dilakukan oleh Polda Sultra lalu, hanya dua pejabat eselon III salah satunya yang disebut Bupati adalah Sekretaris Bappeda Mulyati Rahim paling tinggi nilainya 87,5, tapi yang lainnya jangan berkecil hati. “Itu bukan penilaian saya, tetapi itu adalah penilaian Polda Sultra,”ujarnya.
Semoga hal ini kata Bupati bisa menjadi motivasi tracer bagi semua Lurah untuk menunjukkan prestasinya.” Insyah Allah saya bukan hanya memakai dua mata, tetapi saya juga memakai mata hati, karena saya juga pernah jadi Lurah meski diberikan dana rutin yang tidak memadai, namun tetap berkreasi melaksanakan tugasnya dengan baik,”ungkap Amri.
Ia juga berpesan kepada parah Lurah dan Camat untuk memotret apa yang dilakukan.” Sewaktu saya melantik parah Lurah lalu, saya sudah tekankan bahwa maksimal enam bulan kedepan, saya kan melakukan evaluasi.”Jadi saya minta tolong ini pedomani terkait dengan kegiatan-kegiatan program kedepan,” ujarnya.
Bupati juga menekankan kepada Lurah dan Camat untuk memahami semua sendi-sendi kehidupan masyarakat mulai dari pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Karena jabatan Lurah dan Camat sebagai amanah dalam memperjuangkan kemaslahatan umat, dan itu merupakan juga bagian dari amal ibadah yang sangat luar biasa,”ungkapnya.(**)
KOLAKA,WN---Pemerintah Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) menganggarkan sebesar Rp2, 9 miliar untuk memberikan transportasi lokal jamaah…
KOLAKA,WN---Masalah pertanahan menjadi salah satu topik pembahasan Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri, saat memimpin…
KOLAKA,WN---PT Antam(Persero) Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka dan PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan…
KOLAKA,WN---Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri memimpin Rapat koordinasi(Rakordis) dengan Camat, Lurah dan Organisasi Perangkat…
KOLAKA, WN--- Bupati Kolaka H Amri Djamaluddin saat melepas 431 jamaah Calon Haji (Calhaj) berharap…
KOLAKA,WN---dr Aditya Hafria, MKK, Hiu, Snr. Occ. Health & Ind.Hygiene Analyst Site PT Vale Industry…