Categories: Berita

dr.Aditya Hafria; Penerapan PHBS Setiap Bulan Dievaluasi Dengan Berkoordinasi Puskesmas

KOLAKA,WN—dr Aditya Hafria, MKK, Hiu, Snr. Occ. Health & Ind.Hygiene Analyst Site PT Vale Industry Growth Project(IGP) Pomalaa, ditemui wartawan usai memberikan materi pendidikan Promosi kesehatan(Promkes) terkait dengan Perilaku Hidup bersih dan sehat(PHBS). Apalagi dalam kondisi cuaca saat ini hujan turun dengan intensitas tinggi bisa saja mengakibatkan terjadinya banjir dan juga bisa menimbulkan penyakit DBD.

Promkes kepada masyarakat Desa Pewutaa Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), terkait pendidikan PHBS yang dilaksanakan di Balai Desa Pewutaa pada(9/5/2026) terutama dalam pencegahan penyakit DBD dan menjaga lingkungan yang bersih.

Ditanya terkait bagaimana melakukan evaluasi di lapangan atau di masyarakat terkait Promkes secara intens dilakukan oleh PT Vale IGP Pomala dalam wilayah operasionalnya. Karena diketahui Promkes ini untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat bagaimana penetapan PHBS bagi setiap anggota keluarga.

dr.Aditya menjelaskan bahwa menerapkan PHBS ini harus senantiasa ditekankan kepada setiap warga, karena itu pihaknya setiap bulan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk meminta data angka penyakit TBC, angka penyakit DBD, dan juga terkait dengan angka perilaku PHBS setiap bulan. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada perubahan atau tidak? Sejujurnya, dari pelaksanaan ini dari mulai tahun lalu sampai sekarang, itu ada perubahan. Baik itu dari segi angka DBD yang mulai menurun, TBC juga dan juga PHBS, tapi memang penurunannya itu belum begitu signifikan.

Itu menandakan kata Aditya dengan adanya Promkes ini memang diperlukan lebih masif lagi untuk menyasar seluruh warga. Sementara warga yang hadir setiap ada sosialisasi Promkes, hanya kisaran ratusan orang saja. “Jadi kami berharap warga yang hadir ini bisa menyebarluaskan informasinya kepada semua warga dan setiap anggota keluarga,”jelasnya.

Ditanya terkait sejauhmana tingkat keberhasilan menerapkan PHBS ini melalui Promkes yang selalu dilaksanakan oleh PT Vale IGP Pomalaa. Menurut Aditya bila dipresentasikan tingkat keberhasilan menerapkan PHBS bagi masyarakat, bahwa berdasarkan data terakhir diantara Maret dan April 2026, seperti penurunan angka DBD dan juga TBC itu setidaknya bisa menurun sekitar 1 sampai 5% begitu. Perbaikan PHBS juga ada sekitar 8% sampai 10% seperti itu. “Cuma memang signifikansinya belum begitu terasa sih.”Jadi memang harus lebih masif lagi kita lakukan Promkes ini supaya lebih mengena ke seluruh lapisan masyarakat,”ungkapnya.

Ditanya terkait strateginya seperti apa nanti ke depan supaya masyarakat disetiap keluarga bisa memahami dan benar benar secara sadar menerapkan PHBS itu. Aditya menegaskan bahwa beberapa strategi yang akan dicanangkan ke depannya, selain tetap melakukan Promkes, kita juga mungkin akan mencetak sejenis flyer atau sejenisnya untuk supaya kalau misalnya yang tidak hadir itu bisa kita berikan, itu yang pertama. Dan strategi kedua mungkin kami akan buatkan seperti Video supaya bisa mengena keseluruhan masyarakat bahkan setiap anggota keluarga. “Mungkin ini beberapa strategi Kedepan kami bisa laksanakan agar semua bisa mengena kepada seluruh lapisan masyarakat,”ujarnya.

Karena kalau Promkes yang dilaksanakan disetiap desa paling yang hadir hanya sebagian saja mungkin hanya kisaran seratus orang, nah bagaimana kalau penduduknya bisa sampai seribuan orang sehingga Promkes PHBS ini tidak sampai sepenuhnya.”Jadi kalau kita mengharapkan agar pendidikan Promkes PHBS ini bisa sampai kepada semua anggota keluarga maka tentunya di sini juga peran sesama tetangga masyarakat untuk saling memberikan informasi, dan itu kami selalu mengimbau,”kata Aditya.

Dan program Promkes ini tahun 2026 ini kata Aditya perusahaan masih fokus untuk kecamatan wilayah operasional perusahaan, dan insyah Allah tahun 2026 Promkes PBHS bisa tuntas dilakukan didua kecamatan yakni Baula dan Pomalaa.” Kalau program tahun berikutnya itu kita belum tau,” pungkasnya.(**)

redaksi

Recent Posts

Pemda Kolaka Siapkan Cadangan Pangan 30 Ton Beras Antispasi Terjadinya Bencana

KOLAKA,WN--Kepala Dinas Ketahanan Pangan(Ketapang) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Abbas Nuhung ditemui wonuanews di ruang kerjanya…

13 hours ago

Tamalaki Kongga Momea Gelar Diksar XI di Baula

KOLAKA,WN--Tamalaki Kongga Momea Kolaka menggelar Pendidikan Dasar(Diksar) XI yang dilaksanakan di Desa Baula Kecamatan Baula…

22 hours ago

Baznas Kolaka Salurkan Bantuan Pendidikan dan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan

KOLAKA,WN--Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Kembali menunjukkan rasa kepedulian sosialnya kepada warga…

1 day ago

Realisasi Pendapatan Pajak Daerah Hingga September 2026 Sudah Capai 91,94 Persen

KOLAKA,WN--Realisasi/target pendapatan pajak daerah Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) hingga September 2026 sudah terealisasi sebesar Rp…

2 days ago

Edukasi Warga Cegah DBD dan TBC di Baula, PT Vale Kolaborasi Puskesmas

KOLAKA, WN--- PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa berkolaborasi dengan UPTD Puskesmas Baula dalam mengedukasi…

2 days ago

PT Antam Tbk UBP Nikel Kolaka Raih Penghargaan Gold CSR dan Awards 2026

JAKARTA,WN--PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka raih penghargaan Gold CSR & pengembangan desa…

2 days ago