Categories: BeritaDaerah

ANTAM Gagas Program “DAYA BERGALA”

KOLAKA, WN – PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka terus berupaya menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat, utamanya di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Salah satu wujud sinergi tersebut diimplementasikan ANTAM melalui Program DAYA BERGALA (Berdaya Bersama Menjaga Pesisir Pomalaa) yang dilaksanakan oleh Yayasan Bahari (YARI) menggunakan dana CSR ANTAM UBPN Kolaka. Program ini mulai diintervensi tahun 2017 sampai dengan sekarang tahun 2022.

Business Support Senior Manager PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Ridho Anggoro menjelaskan, program ini merupakan salah satu wujud kepedulian ANTAM terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah ring satu areal operasi perusahaan.

“Tujuannya untuk melindungi ekosistem pesisir laut di kecamtaan Pomalaa dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di kecamatan Pomalaa agar lebih bijak dalam mengelola sumber daya alam hayati, terutama terkait perlindungan ekosistem pesisir laut sehingga mendorong masyarakat untuk berbuat menjaga keberlangsungan pengelolaan potensi perikanan di wilayahnya” ujar Ridho Anggoro.

Sementara itu, Direktur YARI Abed R. Abdullah menjelaskan, gagasan program ini dilatar belakangi oleh kondisi Kabupaten Kolaka, khususnya kecamatan Pomalaa dengan potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar. Namun masyarakat nelayan yang bermukim di wilayah pesisir masih menggunakan alat tangkap ikan yg merusak ekosistem yaitu menggunakan bom ikan dan racun, sehingga sangat berpotensi merusak ekosistem laut.

Hasil pemetaan sosial (social mapping) yang dilakukan oleh Pemerhati Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU) kecamatan Pomalaa di daerah itu juga menemukan persoalan yang hampir sama dengan kondisi masyarakat nelayan daerah lainnya. Di sektor ekonomi misalnya, kurangnya penghasilan nelayan tangkap, penganguran dan tidak punya modal usaha.

Menurutnya, semua permasalahan tersebut pada prinsipnya bermula dari rendahnya tingkat pendapatan masyarakat. Dia menilai, salah satu solusi untuk mengurai masalah itu dengan cara mengembangkan program peningkatan kapasitas masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat pesisir.

Intervensi program tahap awal yang dilakukan pada tahun 2017 hingga 2020, ANTAM dan YARI telah melakukan sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas nelayan di desa Tambea, Hakatutobu, Desa Sopura dan Kelurahan Dawi-dawi, melalui pelatihan dan studi banding tentang praktik cerdas pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (*)

Redaksi

Recent Posts

Kajari Kolaka Sampaikan Capaian Kinerja Periode Januari Sampai Agustus 2026

KOLAKA,WN---Meski Dalam suasana kondisi mati lampu, hanya dengan menggunakan cahaya senter dari Ponsel, namun tidak…

16 hours ago

Dr H Amir Sahaka; Kartu Beramal Perdanya Belum Ditetapkan

KOLAKA,WN---Ketua Tim Tenaga Ahli Bupati Kolaka Dr H Amir Sahaka ditemui media ini di ruang…

17 hours ago

USN Kolaka dan ANTAM Siapkan Mekongga Entrepreneur Summit 2026

KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) bersama PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka…

24 hours ago

Mahasiswa Pendidikan Matematika USN Kolaka Raih Best Poster dan Bronze Medali pada SORE 2 Tingkat Nasional

YOGYAKARTA,WN---Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), Karunia raih Best Poster dan Bronze…

2 days ago

PT Antam Tbk UBP Nikel Tampilkan Potensi Nikel Kolaka di APKASI Expo 2026

JAKARTA,WN---Perkuat promosi investasi dan produk lokal, PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi…

2 days ago

Syaifuddin Mustaming Raih Terbaik II MTQ KORPRI Nasional

KOLAKA,WN---Syaifuddin Mustaming lebih akrab disapa Uzdtas Pudo meraih predikat terbaik juara II pada cabang lomba…

3 days ago