Categories: Berita

Anas Yusuf; Kemarau yang Panjang, Insyah Allah Persoalan Pangan Aman

KOLAKA,WN–Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Anas Yusuf ditemui disalah satu hotel di Kolaka pada(6/10/2026) usai mengikuti acara Forum Group Discussion(FGD) membahas dokumen Rencana Detail Tata Ruang(RDTR). Ditanya terkait dampak produksi pangan akibat kemarau yang panjang masih berlangsung sampai sekarang.

Dengan melihat kondisi kemarau panjang masih berlangsung sampai sekarang, dan menyikapi permasalahan ini, hal yang sudh dilakukan sebelum terjadi kekeringan. “Kita sudah diingatkan pemerintah pusat termasuk BMKG akan terjadinya kekeringan yang panjang.

Akibat dampak kekeringan terjadi saat ini, kata Anss kebanyakan diwilayah selatan paling terdampak luar biasa, hal itu karena faktor geografisnya, bahkan dilaporkan lahan pertanian mengalami kondisi fuso mencapai sekitar 20 hektare sama sekali hasil padinya tidak bisa diselamatkan. “Jadi saat kami turun langsung melakukan investigasi kondisi cukup memprihatinkan sama sekali tidak memiliki sumber air, ada sungai tetapi sungainya juga kering, sehingga sama sekali tidak bisa diintervensi,”kata Anas dengan nada prihatin.

Meski dengan kondisi tersebut, kata Anas dengan nada optimis mengungkapkan bahwa persoalan pangan Insyah Allah kedepan tidak ada masalah. Mengapa demikian menurut mantan Kepala Disdukcapil ini menegaskan bahwa sebelum memasuki musim kemarau petani sudah tiga bulan sudah lebih dulu menanam, dan sekarang sudah banyak yang panen.

Meski demikian kata Anas ada juga petani yang mengalami gagal panen akibat kekeringan. “Dan awal Oktober sampai November petani sudah mulai panen diwilayah selatan, saat kami turun lapangan petani sudah mulai panen, dan diperkirakan pertengahan Oktober semuanya sudah panen, dan diperkirakan pertengahan November masih ada petani yang panen,”ungkap Anas.

Sehingga ia meyakini persoalan pangan meski dengan kemarau panjang kedepan tidak ada masalah. Dengan target produksi hasil pertanian tahun 2026 ini sebesar 49 ton, dan sekarang memasuki awal. Oktober produksi sudah mencapai hampir 30 ton, bahkan dibulan November masih ada petani yang panen. “Insyah Allah produksi pangan kita kedepan tidak ada masalah meski dengan kondisi saat ini mengalami kemarau panjang,” ujar Anas dengan nada optimis.

Pihaknya juga telah membangun komunikasi kepada semua perusahaan industri tambang yang ada di daerah ini, turut memberikan bantuan kepada petani, kemudian bisa menyerap hasil petani oleh setiap perusahaan.” Jadi kami membangun komunikasi kepada semua perusahaan strategi nasional agar turut berkontribusi memberikan bantuan kepada petani, sehingga hasil pertanian ini juga bisa diserap oleh setiap perusahaan,”ujar Anas.(**)

redaksi

Recent Posts

Kecamaan Wundulako dan Baula Masuk Dalam Rencana Wilayah RDTR

KOLAKA,WN--Kecamatan Wundulako dan Baula Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) masuk dalam wilayah Rencana Detail Tata Ruang(RDTR),…

13 hours ago

PT Vale Indonesia Dorong UMKM Lokal Tumbuh Lebih Pesat

LUTIM,WN--Perluas akses akses pasar, lewat rumah oleh-oleh Telaloa, PT Vale Indonesia Tbk mendorong Usaha Kecil…

1 day ago

Warga Kolaka Penderita ISPA Capai 25 Ribu Orang Lebih, 26 Orang Kasus Baru Terinfeksi HIV/AIDS

KOLAKA,WN--Warga Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) yang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut(ISPA), ungkap Kepala Dinas Kesehatan(Kadinkes)…

1 day ago

Sat Reskrim Polres Koltim Reaksi Cepat Amanakan Pelaku Curanmor di Kendari

KOLTIM,WN--Team URC Satuan Reserse Polres Kolaka Timur(Koltim) reaksi cepat amanakan pelaku pencurian kendaraan bermotor(Curanmor) disalah…

2 days ago

Pecatur Ambon Raih Juara Umum pada Turnamen Catur Percasi Kolaka

KOLAKA,WN--Open Turnamen Catur yan baru saja usai digelar oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia(Percasi) Kolaka Sulawesi…

2 days ago

Percasi Kolaka Gelar Turnamen Catur, Diikuti 240 Peserta se Sulawesi dan Maluku

KOLAKA,WN--Persatuan Catur Seluruh Indonesia(Percasi) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) menggelar turnamen Catur. Sebelum turnamen dimulai lebih…

4 days ago