Categories: Berita

Aksi Mahasiswa USN Kolaka Kembali Ricuh

KOLAKA, WONUANEWS – Aksi unjuk rasa menuntut penghentian penggunaan jalan umum dalam aktivitas tambang (hauling) Perusahaan Daerah (Perusda) Kolaka oleh Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali berakhir ricuh pada Rabu, (7/10/2020).

Aksi mahasiswa yang berlangsung sejak pagi di depan kantor Bupati Kolaka itu awalnya berjalan aman dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Para mahasiswa bergantian berorasi menuntut penghentian penggunaan jalan umum dalam mengangkut material ore nikel Perusda Kolaka.  Selain itu mahasiswa juga meminta Bupati Kolaka, Ahmad Safei untuk menemui mereka.

“Selain bupati Kolaka, kami tidak akan bernegosiasi dengan siapapun,” teriak para mahasiswa.

Aksi mulai memanas saat mahasiswa bergerak masuk ke halaman Kantor Bupati Kolaka dan melakukan orasi.

Bahkan asisten I Setda Kolaka Muh. Bakri dan Asisten III Setda Kolaka, Wardi yang menemui para mahasiswa tak mampu membendung aksi para mahasiswa.

Karena tak juga ditemui oleh Bupati Kolaka, mahasiswa pun kembali bertahan dan memblokade jalan di depan kantor Bupati Kolaka.

Kemarahan mahasiswa memuncak pada sekitar pukul 16.00, ditengah hujan deras aksi lempar batupun dilakukan oleh mahasiswa. Papan nama kantor Bupati Kolaka juga jadi sasaran pengrusakan.

Papan nama kantor Bupati Kolaka yang menjadi sasaran pengrusakan

Aparat kepolisan pun kemudian mengambil langkah tegas dengan menghalau mahasiswa dengan kendaraan Water Canon. Bahkan polisi juga melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan para mahasiswa.

Dalam aksi itu sejumlah mahasiswa sempat diamankan oleh aparat kepolisian. Beberapa diantaranya juga harus mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka-luka.

Meski sempat dihalau mundur, para mahasiswa kembali bertahan hingga pukul 19.000 dan meminta aparat kepolisian untuk melepaskan rekan mereka yang sempat diamankan.

Aksi mahasiwa berakhir setelah permintaan mereka dikabulkan oleh aparat kepolisian.

Untuk diketahui sebelumnya pada pekan lalu aksi serupa menuntut penghentian aktivitas penggunaan jalan umum oleh Mahasiswa USN berakhir ricuh. Mahasiswa menuntut agar izin penggunaan jalan umum dalam aktivitas hauling ore nikel Perusda untuk dicabut karena dalam prakteknya tidak sesuai dengan aturan dan juga membuat jalan umum tidak nyaman dan berbahaya bagi pengguna jalan. (raz)

Redaksi

Recent Posts

PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa Laksanakan Program Sosial Lingkungan Edukasi Warga Puundoho Waspada Penyakit Menular DBD dan TBC

KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk Industry Growth Project(IGP) Pomalaa kembali melaksanakan kegiatan program sosial lingkungan melalui…

11 hours ago

Terapkan Pelabuhan Ramah Lingkungan dan Berbasis Digital di Balantang, PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

JATIM,WN---Sebagai bagian dari komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menerapkan praktik pertambangan yang…

16 hours ago

Muhammad Asril; Progres PT Vale Indonesia Tbk Baru Mulai Melakukan Penambangan

KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk melakukan silaturahmi dengan Bupati Kolaka H Amri bersama jajaran Kepala Organisasi…

3 days ago

FST USN Kolaka Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Lisensi Software Tambang Berstandar Global dari Micromine Australia

KOLAKA,WN---Fakultas Sains dan Teknologi(FST) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pemanfaatan…

3 days ago

USN Kolaka Kerjasama PT CNI Perkuat Kolaborasi dengan Industri Global, Hadirkan Lisensi Micromine Australia dan Campus Hiring bagi Mahasiswa dan Alumni

KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka terus memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri…

3 days ago

Wujudkan Ketahanan Pangan, PT Vale Gandeng Yonif 869 Taawu dalam Pelatihan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan

KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menunjukkan komitmen nyata dalam…

3 days ago