Categories: BeritaDaerah

Sekda dicopot, Gabungan Masyarakat Adat Tolaki Mekongga Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Kolaka

KOLAKA,WN—Gabungan masyarakat adat Tolaki Mekongga Mepokoaso menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Kolaka pada (20/2/23). Aksi unjuk rasa yang digelar tersebut sebagai buntut dimutasinyaH Poitu Murtopo dari jabatanh Sekda Kolaka menjadi staf ahli Bupati Kolaka beberapa waktu lalu.

Dalam aksi tersebut massa penunjuk rasa menyampaikan pernyataan sikap, bahwa ada perlakuan tidak adil atau diskriminasi terhadap Bapak H. Poitu Murtopo (Sekda Kolaka) yang dianggap sebagai tokoh masyarakat wonua Mekongga sehingga di mutasi.

“Disinyalir juga bahwa Kepala Bappeda Pemda Kolaka sudah menjabat tujuh tahun lebih belum pernah melakukan evaluasi kinerja. Jadi Jika memang mau diterapkan aturan perundang-undangan secara adil dan benar, kenapa juga Drs. Djamaluddin Sise di angkat menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan. Padahal ia tidak pernah memilih jabatan tersebut dalam Uji kompetensi,” papara salah satu orator dalam aksi tersebut.

Dalam aksi itu juga mereka meminta agar PLH Sekda Kolaka Wardi tidak menduduki kursi Sekda Kolaka sebelum ada perintah Gubernur atau rekomendasi secara jelas, dengan alasan demi kondusifnya wilayah Bumi Mekongga.

“Karena ini sudah menjurus pada penghinaan orang yang kita tuakan dan tokohkan di Bumi Wuta Mekongga,”teriak massa.

Sementara Bupati Kolaka H Ahmad Safei didampingi Wakilnya H Muh Jayadin dan Kapolres Kolaka AKBP Reza serta sejumlah SKPD Pemda Kolaka, tetap bersikukuh terhadap keputusan pemutasian jabatan Sekda tersebut.

“Bilamana pengunjukrasa maupun pribadi H Poitu Murtopo tidak menerima atau mengangap hal itu sebagai kekeliruan hasil pelantikan kemarin yang saya lakukan, saya sarankan untuk adukan ke TUN, dan jika ada Keputusan Gubernur, apapun itu saya akan jalankan,”tegasnya.

Selan itu dalam dialog penunjuk rasa dengan Bupati Kolaka bersama Wakilnya disepakati untuk agar PLH Sekda tidak menempati ruangan Sekda dan tidak untuk memproses sekda definitif sebelum ada putusan dari KASN dan rekomendasi dari Gubernur Sultra. Kesepakatan tersebut tertuang dalam pernyataan yang ditandatangani Bupati berasama wakilnya yang bermaterai.

Dihadapan pengunjuk rasa,  Safei juga menyatakan siap memfasilitasi perwakilan Ormas untuk langsung mempertanyakan kebijakan tersebut ke KASN, agar semua bisa jelas terkait apa yang telah dilakukannya.

“Saya akan fasilitasi perwakilan saudara-saudara semua agar permasalahan ini,” tutupnya.

Usai ditemui Bupati dan terjadi kesepakatan bersama, massa aksi langsung membubarkan diri dengan tertib. (pus)

Redaksi

Recent Posts

Kajari Kolaka Sampaikan Capaian Kinerja Periode Januari Sampai Agustus 2026

KOLAKA,WN---Meski Dalam suasana kondisi mati lampu, hanya dengan menggunakan cahaya senter dari Ponsel, namun tidak…

18 hours ago

Dr H Amir Sahaka; Kartu Beramal Perdanya Belum Ditetapkan

KOLAKA,WN---Ketua Tim Tenaga Ahli Bupati Kolaka Dr H Amir Sahaka ditemui media ini di ruang…

20 hours ago

USN Kolaka dan ANTAM Siapkan Mekongga Entrepreneur Summit 2026

KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) bersama PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka…

1 day ago

Mahasiswa Pendidikan Matematika USN Kolaka Raih Best Poster dan Bronze Medali pada SORE 2 Tingkat Nasional

YOGYAKARTA,WN---Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra), Karunia raih Best Poster dan Bronze…

2 days ago

PT Antam Tbk UBP Nikel Tampilkan Potensi Nikel Kolaka di APKASI Expo 2026

JAKARTA,WN---Perkuat promosi investasi dan produk lokal, PT Antam(Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan(UBP) Nikel Kolaka Sulawesi…

3 days ago

Syaifuddin Mustaming Raih Terbaik II MTQ KORPRI Nasional

KOLAKA,WN---Syaifuddin Mustaming lebih akrab disapa Uzdtas Pudo meraih predikat terbaik juara II pada cabang lomba…

3 days ago