Yahyanto, Ketua Panitia Pilrek USN Kolaka
Kolaka, WN – Salah satu bakal calon rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Sulawesi Tenggara dinyatakan tidak lolos syarat managerial sehingga harus digugurkan sesuai keputusan hasil rapat senat di kampus itu pada Selasa (12/5) lalu.
Ketua Panitia pemilihan rektor USN Kolaka, Yahyanto saat menggelar jumpa pers mengatakan hasil verifikasi berkas yang dilakukan pihaknya terhadap dua
bakal calon rektor yang berasal dari Universitas Haluoleo,salah satunya dinyatakan tidak lolos.
” Salah satu kandidat bakal calon rektor yakni DR.Rosnawintang tidak memenuhi syarat manajerial,” katanya.
Menurutnya secara gramatikal surat keputusan Rosnawintang sebagai ketua jurusan sudah memenuhi syarat managerial sesuai dengan Permenristekdikti
nomor 19 tahun 2017, namun dalam pemaknaannya paling rendah adalah ketua jurusan dikaitkan dengan Permendikbud nomor 19 tahun 2014 tentang
organisasi tata kerja USN.
“Dalam Permendikbud tersebut pada pasal 49 ayat 1 menyatakan jurusan sebagaimana dimaksud dalam pasal 39 huruf d merupakan himpunan sumberdaya
pendukung program studi dalam satu atau beberapa cabang ilmu pengetahuan dan tekhnologi,” ungkapnya.
Sementara dalam pasal 51 lanjut dia menyatakan jurusan atau bagian terdiri dari ketua jurusan,sekretaris jurusan program studi dan kelompok jabatan
fungsional dosen.
Lebih jauh Yahyanyo menjelaskan program studi yang dimaksud dalam pasal 51 huruf c merupakan kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang
memiliki kurikulumdan pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik,profesi dan pendidikan vokasi.
“Permendikbud nomor 134 tahun 2014 ini menjadi kerangka acuan senat dan Rosnawintang sebagai ketua jurusan di nilai belum sesuai,” jelas Yahyanto
menambahkan organisasi tata kerja USN lanjutnya memisahkan kedudukan ketua jurusan dan ketua program studi.
Yahyanto juga menjelaskan saat ini ada tiga nama bakal calon rektor yang sudah dinyatakan lolos adminsitrasi sementara dalam persyaratannya harus empat
orang sehingga ketua senat akan bersurat secara resmi kepada Kemenristek Dikti meminta petunjuk, apakah pendaftaran akan diperpanjang atau atau tetap
melanjutkan tahapan berikutnya.
” Yang pasti senat akan segera bersurat dan kita hanya menunggu balasan surat dari Kemenristek Dikti,” ungkap Yahyanto. (*)
LUTIM,WN--PT Vale Indonesia Tbk dorong pertumbuhan ekonomi lokal di Luwu Timur(Lutim) SULAWESI selatan(Sulsel) melalui penguatan…
KOLAKA,WN--Seiring meningkatnya aktivitas investasi dan pembangunan industri di Kabupaten Kolaka, penguatan tata kelola ketenagakerjaan menjadi…
LUTIM,WN--Gelombang penolakan terhadap rencana pengalihan rute (reroute) jalur pipa minyak Vale Indonesia di Dusun Balambano,…
KOLAKA,WN--Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah(TPID) yang dilaksanakan di ruang…
MAKASSAR,WN--Nilai kepemimpinan tidak berhenti pada pencapaian karir dan pertumbuhan bisnis, tetapi juga harus memberi dampak…
KOLAKA,WN--Sekretaris Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) A. Eriek Evansyah, ditemui media ini di ruang…