Proses pemakaman jenazah pasien Covid-19 oleh pihak keluarga
KOLAKA, WONUANEWS – Juru bicara Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dr. Muhammad Aris dengan tegas mengatakan kasus kejadian pengambilan paksa jenazah oleh pihak keluarga di Kelurahan Lamekongga kemarin (8/1) merupakan pelanggaran berat protokol kesehatan.
Menurutnya pasien yang meninggal di rumah sakit Bahteramas Kendari terkonfirmasi positif sesuai hasil tes usap PCR harus dimakamkan secara protokol kesehatan.
” Kita menunggu pihak kepolisian dan BPBD Kolaka bertindak,” kata Aris melalui pesan singkatnya.
Aris mengharapkan ada langkah hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian karena pengambilan paksa jenazah terkonfirmasi positif adalah sebuah pelanggaran.
” Langkah ini harus dilakukan oleh semua pihak yang tergabung dalam satuan tugas,” tegasnya.
Sebelumnya keluarga pasien terkonfirmasi positif yang meninggal di rumah sakit Bahteramas Kendari, menolak dilakukan pemakaman secara protokol kesehatan dan membongkar peti jenazah untuk dikebumikan seperti biasa.
” Kami sangat menyanyangkan keluarga pasien merebut paksa peti jenazah yang harus dimakamkan secara protokol kesehatan,” jelas Aris. (raz)
KOLAKA,WN--Pembina Usaha Kecil Mikro Kecil (UMKM) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) Bahana Alam Sultan Ramli…
JAKARTA,WN--PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kembali menorehkan…
KOLAKA,WN--PT Vale Indonesia TBK bagian dari Grup MIND ID, memperkuat keterlibatan pelaku usaha lokal dalam…
KOLAKA,WN--Kepala Badan Pendapatan Daearah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) Muh Ridha Tahrir ditemui wartawan…
KOLAKA,WN--Ketua Dewan Adat Mekongga(DAM) Muh Jayadin mengungkapkan dengan rasa syukur dalam rangka melaksanakan acara persiapan…
JAKARTA,WN--PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale atau Perseroan, Kode Emiten BEI: Inco) pada 29 Oktober…