KOLAKA,WN—PT Vale Indonesia,Tbk(PT Vale)Indonesia Growth Project(IGP) Pomalaa tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra masyarakat, sebagai bukti nyata peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat terutama akses terhadap layanan kesehatan.
Operasi katarak gratis yang dilaksanakan oleh PT Vale IGP Pomalaa bukan hanya layanan kegiatan kesehatan, tetapi juga bentuk komitmen perusahaan untuk membangun masa depan yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih berdaya bagi masyarakat di daerah ini dan sekitarnya.
Pembukaan pelaksanaan operasi katarak gratis yang dibuka oleh Asisten I Setda Kolaka Mirdhan Athar mewakili Bupati Kolaka H Amri yang dilaksanakan di depan kantor Klinik Mata Kolaka pada(11/12/2025). Juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memory of Understanding(MoU) menandai komitmen kuat antara PT Vale dan Klinik Mata Kolaka dalam kolaborasi jangka panjang.
Dihadapan para peserta pasien katarak serta sejumlah pejabat Pemda Kolaka, Camat dan Kepala Puskesmas, PT Vale IGP Pomalaa menyampaikan gambaran secara singkat mengenai program ini operasi katarak gratis. Melalui Nanda pembawa acara menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini bukan hanya sekadar acara, bukan sekadar seremonial, tetapi hari harapan.
Harı ketika kita bersama-sama menyaksikan langkah kecil namun sangat berarti, langkah yang membuka kesempatan bagi hanyak orang untuk kembali melihat dunia dengan lebih jelas. Betapa besar anugerah penglihatan itu. Dalam keseharian, kita sering lupa betapa berharganya kemampuan untuk melihat wajah orang yang kita sayangi, membaca doa, bekerja, atau sekadar menikmati cahaya matahari.
Dan hari ini, melalui program operasi katarak gratis ini, kita berupaya mengembalikan anugerah itu kepada saudara-saudara kita. “Program ini adalah wujud kepedulian, kepedulian bahwa tak seorang pun boleh terhalang aktivitas dan kebahagiaannya hanya karena keterbatasan biaya untuk berobat”.
Dan PT Vale Indonesia Blok Pomalaa bersama Klinik Mata Kolaka hadir untuk menjembatani harapan itu. Operasi katarak gratis ini merupakan bagian dari program ESG (Environment, Social & Governance) PT Vale IGP Pomalaa, tidak hanya menjalankan bisnis pertambangan, tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga bertanggung jawab secara lingkungan, sosial, dan tata kelola.
ESG menjadi standar utama perusahaan untuk memastikan bahwa setiap langkah operasional memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Melalui pilar Social, PT Vale memberikan perhatian khusus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas. Semoga kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan PT Vale Indonesia Tbk ini terus memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Manajer HSOR PT Vale IGP Pomalaa Guntur Suryaning Hadi pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa program sosial lingkungan operasi katarak yang dilaksanakan untuk kedua kalinya ini, sebagai bentuk komitmen PT Vale dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah di Kabupaten Kolaka.
Ia berharap program ini terus berlanjut dan bukan hanya sekali dalam setahun.
“Tidak hanya kegiatan operasi katarak gratis yang kami lakukan tapi masih banyak lagi program sosial yang kami sudah lakukan,”ungkapnya.
Dikatakannya bahwa tahun 2025 ini pasien mengalami peningkatan dimana pada tahun sebelumnya pada saat screening terdaftar 40 orang dan yang melakukan operasi 20 orang. Tahun ini yang melakukan screening sebanyak 53 orang dan yang akan menjalani operasi katarak sebanyak 33 orang. Hal ini menandakan antusiasme dan kepercayaan masyarakat pada PT Vale dalam melaksanakan operasi katarak gratis ini semakin meningkat.
Ia menegaskan bahwa semua masyarakat berhak melihat indahnya dunia, dalam program ini bukan hanya membuat mata sehat, tapi penderita katarak kembali bisa melihat keluarganya, serta kembali produktif karena akibat gangguan mata dia tidak bisa beraktifitas dengan baik.
“Kami berharap kolaborasi dan suport dari Pemda dan tenaga kesehatan, karena kegiatan jika tidak bisa terlaksana dengan baik tanpa suport dari berbagai pihak,”ungkap Guntur.
Sementara Direktur Klinik Mata Kolaka, dr. Muh Rizal Azis menjelaskan bahwa katarak merupakan sebuah penyakit yang berhubungan dengan usia. Katarak ada sejalan dengan bertambahnya usia, dan kasus ini cukup besar dan jadi polemik di dunia, hal ini disebabkan fasilitas tidak memadai dan kurangnya Sumber Daya Manusia, serta banyaknya masyarakat yang takut melakukan operasi katarak.
“Pertahun terdapat 450 orang kasus katarak di Kabupaten Kolaka,” katanya.
Dikatakannya bahwa saat ini semua pelayanan BPJS untuk penyakit katarak berpusat di Rumah Sakit. Akibatnya pasien menumpuk, sehingga pelayanan dilakukan sampai malam, bahkan subuh.
“Kami berterima kasih kepada PT Vale yang berkomitmen mengurangi penyakit katarak di Kabupaten Kolaka,”pungkasnya.(**)
KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi Tenggara(USN) menggelar pelaksanaan ujian berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) untuk…
KOLAKA,WN---Direktur Perumda Air Minum Tirta Sorume Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Murni Djaelani mengungkapkan bahwa saat ini…
KOLAKA,WN---PT.Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa laksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat(PPM) dengan memberikan Bimbingan teknis(Bimtek)…
PALU,WN---Komitmen terhadap tata kelola yang baik serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kembali mendapatkan pengakuan.…
JAKARTA,WN---PT Antam(Persero) Tbk raih Proper hijau sebagai bentuk komitmen kuat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.…
KOLAKA,WN---Ketua Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Pusat Ex Officeo Dr Agus Fathoni berkunjung ke Baznas Kolaka…