Categories: BeritaDaerah

Perketat Prokes Dinas PPPA Gelar Konvensi Hak Anak

KOLAKA, WONUANEWS – Perketat Protokol Kesehatan (Prokes) demi percepat pencapaian kabupaten layak anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP PA) kabupaten Kolaka gelar Konvensi Hak Anak. (KHA), Selasa (16/03) di Kolaka.

Kadis PP PA Kolaka Andi Wahidah mengungkapkan, pelaksanaan KHA telah direncanakan tahun 2020. Namun karena terjadi pandemi covid yang melanda dunia termasuk Indonesia, membuat anggaran tersebut direkopusing dan dimasukkan dalam dana covid, sehingga pelaksanaan KHA baru dilaksanakan saat ini.

“Pelatihan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

Menurut Andi Wahidah, kabupaten layak anak merupakan mimpi dari dinas yang menangani perlindungan anak, sehingga pelatihan KHA diharapkan dapat memberikan dampak dalam percepatan pencapaian kabupaten layak anak di Kolaka.

“Dalam UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang disebut anak adalah anak yang belum berusia 18 tahun,” katanya.

Dalam pelatihan ini, diikuti 76 peserta yang berasal dari forum anak, LSM, organisasi, tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan Pemerintah daerah, dengan narasumber berasal dari yayasan bina sejahtera yakni Hadi Utomo dan Yusuf Al Farisi.

Sementara Bupati Kolaka diwakili Asisiten I Setda Kolaka Muhammad Bakri saat membuka acara mengatakan, pada dasarnya anak memiliki hak tumbuh, hak hidup dan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi serta diskriminasi. Saat ini kasus yang dialami anak seperti gizi buruk, stunting, menikah dibawah umur, penyalahgunaan narkoba dan kekerasan pada anak terus meningkat, apalagi dimasa pandemi covid.

Ditegaskannya, Pemda Kolaka berkomitmen memenuhi hak anak melalui percepatan kabupaten layak anak. Karena itu, diharap semua stakeholder bersama mewujudkan pencapaian kabupaten layak anak, demi mewujudkan Kolaka yang semakin sejahtera dan berkeadilan.

“Pemkab Kolaka berkomitmen peduli dan perhatian dalam menjamin kualitas anak dimasa datang, menciptakan generasi premium,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan catatan terkait tercapainya kabupaten layak anak, khususnya tidak ada lagi areal tempat merokok di sekolah dan kantor. (arm)

Redaksi

Recent Posts

Antrean Pengisian BBM Pertalite Masih Tetap Berlangsung

KOLAKA,WN--Meski dalam mengatasi antrean pengisian Bahan Bakar Minyak(BBM) jenis Pertalite sudah ditinjau oleh Bupati Kolaka…

16 minutes ago

H Ahmad Safei Serahkan Bantuan Alsintan Kepada Warga Desa Bendewuta Konawe

KONAWE,WN--Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan(Dapil) Sulawesi Tenggara(Sultra), H.Ahmad Safei serahkan…

44 minutes ago

Bupati Kolaka Tinjau Sejumlah SPBU Tindak Lanjuti Antrean Kendaraan

KOLAKA,WN--Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara)Sultra) H.Amri meninjau sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU) di Kolaka menindak…

1 day ago

Pemkab Kolaka Perketat Pengawasan BBM Pertalite dan Tabung Gas LPG 3 Kg Bersubsidi

KOLAKA,WN--Pemda Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten II Setda Kolaka Ramli…

2 days ago

BPBD Siaga Amankan Karhutla di Musim Kemarau

KOLAKA,WN--Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Muh Haerul Efendy ditemui media ini di ruang…

3 days ago

Kepala Bappeda Paparkan Capaian Serapan Anggaran Triwulan III Tahun 2026

KOLAKA,WN--Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) Kolaka Sulawesi Tanggara(Sultra) Arifin Jamal paparkan capaian serapan anggaran dan…

3 days ago