Categories: Berita

Lima Ribu Pelanggan PDAM Kolaka Menunggak dan Jaringan Distribusi Tidak Optimal

KOLAKA,WN—Direktur Perumda Air Minum Tirta Sorume Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Murni Djaelani mengungkapkan bahwa saat ini data pelanggan PDAM Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) tercatat sekira 12 ribu pelanggan,

Data ini kata Murni tersebar di sejumlah kecamatan diantaranya Kecamatan Latambaga, Kolaka, Wundulako, Baula, Pomalaa, Wolo dan Samaturu. Ungkap Murni dihadapan Bupati Kolaka dalam rangkaian peresmian kantor PDAM yang baru pada(15/4/2026).

Murni menjelaskan bahwa dari data sejumlah 12 ribu pelanggan, ada sekira 7 ribu pelanggan PDAM yang masih aktif, dan sekira 5 ribu pelanggan yang sudah tidak aktif, hal itu diakibatkan penunggakan pembayaran serta kendala teknis, jaringan distribusi yang belum optimal.

Dikatakannya bahwa ada sekira 5 ribu pelanggan lainnya sudah tidak aktif akibat penunggakan pembayaran serta kendala jaringan distribusi yang belum optimal. “Jadi ada sekira ribu pelanggan PDAM yang tidak aktif akibat tunggakan pembayaran serta kendala distribusi dan jaringan belum optimal,”ujar Murni.

Dihadapan Bupati Kolaka, Dirut Murni berharap pembangunan imtek di Kecamatan Baula dapat menjadi solusi untuk mengaktifkan kembali pelanggan, khususnya di wilayah Pomalaa yang mengalami penurunan signifikan.”Dulu pelanggan di Pomalaa mencapai sekira 8 ribu, sekarang hanya kisaran tinggal 200 san, karena sistemnya masih menggunakan mesin manual, sehingga pelayanan belum maksimal,”harapnya.

Sementara Bupati Kolaka H Amri usai meresmikan kantor PDAM yang baru menegaskan bahwa pada momentum peresmian kantor baru ini, diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Ia berharap dengan adanya kantor baru ini harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan pelayanan yang lebih optimal.

Bupati Amri juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung pengembangan infrastruktur air bersih di Kolaka, salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan imtek di Kecamatan Baula yang direncanakan mulai tahun 2026.

Fasilitas ini nantinya akan melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Baula dan Pomalaa. “Proposal yang kami ajukan awalnya sebesar Rp17 miliar, namun setelah dipresentasikan, Alhamdulillah terealisasi menjadi Rp22 miliar.” Anggaran tersebut mencakup pembangunan jaringan pipanisasi yang sudah puluhan tahun belum diperbarui,”ungkapnya.

Acara dihadiri oleh hadiri Bupati Kolaka H Amri, Jajaran Kepala Satuan Perangkat Daerah Pemda Kolaka, anggota DPRD Kolaka, jajaran Asisten Setda Kolaka, instansi vertikal dan jajaran pegawai PDAM Kolaka.(**)

redaksi

Recent Posts

Bangkitkan Perekonomian, FORMULA Tegaskan Komitmen Menjaga Investasi PT Ceria di Wolo

KOLAKA, WN--- Forum Masyarakat Ulu Wolo – Lalonggopi (FORMULA), tegaskan komitmennya mendukung dan menjaga investasi…

1 day ago

USN Kolaka Wakili Sultra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

JEMBER,WN---Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka mewakili Sulawesi Tenggara(Sultra) di Pekan Seni Mahasiswa Nasional(PEKSIMINAS) XVIII 2026 cabang…

2 days ago

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei Serahkan Satu Unit Ambulance Bagi Warga Watubangga

WATUBANGGA,WN---Anggota Komisi V DPR RI H Ahmad Safei Serahkan satu unit mobil Ambulance bagi warga…

6 days ago

FKPPAT UBPN Kolaka Dikukuhkan, Wujudkan Organisasi yang Solid, Kompeten dan Kontributif

POMALAA,WN---3 September 2026 — Forum Komunikasi Putra Putri Aneka Tambang(FKPPAT) Unit Bisnis Pertambangan Nikel(UBPN) Kolaka…

6 days ago

Bupati Kolaka Ikuti KPPD Lemhannas RI Angkatan IV Tahun 2026

JAKARTA,WN---Perkuat Kapasitas kepemimpinan, Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Amri mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah(KPPD) Lembaga…

7 days ago

Mitigasi Karhutla Terintegrasi Diperkuat di Seluruh Wilayah Konsesi PT Vale

KOLAKA,WN---Mitigasi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diperkuat diseluruh wilayah konsesi PT Vale Indonesia Tbk. Kebakaran…

1 week ago