KOLAKA,WN–Ketua Harian Persatuan Catur Indonesia(Percasi) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Herman Syahruddin melepas tim atlit catur sebanyak 24 orang putra putri, untuk mengikuti turnamen Catur yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo(UHO) Kendari.
“Jadi 24 orang tim catur ini, ada tujuh orang putri pecatur muda. Kita berharap utusan tim pecatur Percasi Kolaka ini bisa menambah pengalaman dan meningkatkan kualitas prestasi masing-masing,”harap Herman kepada media ini usai melepas tim atlit catur pada(24/9/2026) di Posko Percasi Kolaka.
Setelah usai turnamen Kendari kata Herman akan dilanjutkan agenda Percasi Kolaka menyelenggarakan turnamen Catur pada(2/10/2026) mendatang. Sebelumnya juga akan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus baru Percasi Kolaka. “Ivent turnamen Kolaka direncanakan dilaksanakan di lapangan Alun Alun 19 November dari tanggal 2 sampai 4 Oktober 2026. Ivent turnamen ini bukan hanya peserta lokal Sultra saja tetapi bisa juga dari daerah lain luar Sultra dengan menyiapkan hadiah Rp 100 juta,”kata Herman.
Lanjut Herman bahwa turnamen secara terbuka ini, Insyah Allah akan dihadiri beberapa master catur dari luar Sultra. Tujuan turnamen ini dilaksanakan kata Herman untuk mencari bibit bibit pecatur Kolaka yang handal dalam rangka menghadapi Pekan Olah Raga Provensi(Porprov) Sultra rencananya akan dilaksanakan pada November 2026 mendatang.
Ditanya adakah target yang dibebankan kepada pecatur Kolaka yang ikut bertanding di turnamen Catur Kendari. “Saya selaku Ketua Harian Percasi Kolaka tidak memberikan target khusus kepada tim yang ikut turnamen. Saya cuma meminta kepada semua tim pecatur Percasi Kolaka mengedepankan sportivitas sembari meningkatkan kualitas bertanding, mempererat hubungan sesama atlit catur dari luar daerah,”ujarnya.
Herman menekan turnamen Catur Kolaka secara terbuka ini bertemakan” Peningkatan Kualitas Catur Profesional” kenapa dikatakan peningkatan kualitas, karena diharapkan dalam turnamen ivent Catur Percasi Kolaka ada peningkatan dari kelas junior bisa naik kelas jadi pecatur senior, begitupun halnya pecatur senior bisa naik kelas jadi master.
Herman menegaskan salah satu penyumbang medali emas terbanyak setiap ada ivent adalah dari cabor Catur. “Jadi perlu kita pahami Cabor catur salah satu penyumbang medali emas dalam setiap kegiatan Ivent. Dan insyah cabor catur kedepan semakin berkualitas dalam memajukan olahraga serta mengharumkan Bumi Mekongga,”pungkasnya.(**)
KENDARI,WN---Pengelolaan tenaga kerja, keselamatan kerja, kepatuhan lingkungan, dan penyelarasan data menjadi perhatian dalam Rapat Dengar…
KENDARI, WN--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambut positif rencana PWI Pusat mengembangkan website…
KOLAKA,WN--DPRD Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) bersama Pemda Kolaka tetapkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Kabupaten…
KOLAKA, WN--- Adanya 5 kubu yang mengklaim sebagai Bokeo Mekongga, rumpun Puusara yang merupakan pemegang…
KOLAKA,WN---Tamalaki Sangia Mekongga (TSM) berharap Aparat Penegak Hukum (APH) tidak menganggu aktivitas Proyek Strategi Nasional…
KOLAKA, WN--- Keluarga besar turunan Wasasi Wasabenggali yang merupakan Puusara Kerajaan Mekongga, mengecam adanya oknum…