Categories: Berita

Gubernur Sultra; Musrenbang Ini Harus Mengakomodir Semua Kepentingan Masyarakat

KOLAKA,WN—Gubernur Sulawesi Tenggara(Sultra) H Andi Sumagerukka dalam sambutannya usai membuka Musrenbang RKPD Sultra tahun 2027 dilaksanakan pada(5/5/2026) di salah satu hotel di Kolaka. Gubernur menegaskan bahwa semua masalah-masalah yang ada di masyarakat baik itu masalah infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi bahkan bagaimna menuntaskan kemiskinan.

“Ini semua harus terakomodir di dalam Musrenbang, karena kalau tidak, begitu muncul ada anggaran yang tidak direncanakan maka tentunya itu akan berdampak kepada kita,”ungkap Gubernur.

Untuk itu Gubernur menegaskan bahwa harus secara berjenjang mulai dari tingkat RT, RW, Lurah, Camat, terus ke kabupaten, lewat Bappeda, Bupati/Walikota akan mengajukan ke provinsi.” Nah, melalui Musrenbang ini semuanya direncanakan anggarannya,”tegasnya.

Oleh karena itu, Gubernur menyampaikan jangan sampai di Musrenbang ini hanya sekedar dilakukan formalitas.” Saya berterima kasih kepada Bupati Kolaka yang telah menyiapkan semua infrastruktur dalam pelaksanaan Musrenbang mulai dari laptop sampai komputer sudah disiapkan.”Dan inilah bentuk komitmen kita saling bahu membahu bertekad untuk tetap berkolaborasi dan memperkuat sinergi. Di mana kami nanti akan memperkuat kabupaten/kota melalui anggaran-anggaran, tidak lagi ada namanya istilah perebutan anggaran,”ujarnya.

Dikatakannya bahwa Provinsi itu tidak punya wilayah, yang punya wilayah itu adalah kabupaten.”Oleh karena itu, komitmen ini saya akan memperkuat kabupaten/kota dalam membangun,”kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga berharap forum Musrenbang tahun 2027 ini juga dapat mewujudkan keterpaduan perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah, serta potensi investasi dan kerja sama daerah, agar setiap rupiah yang akan kita belanjakan tahun 2027 tepat sasaran, tepat guna, berkeadilan, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Sultra.

Dalam Musrenbang tersebut Gubernur juga menyampaikan beberapa capaian indikator pembangunan secara makro masih menunjukkan tren yang positif, dengan pertumbuhan ekonomi Sultra tahun 2924 sebesar 5,7% lebih tinggi pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 tercatat sebesar 5,11%. Selanjutnya tingkat kemiskinan di Sultra masih mencapai 10,63% di tahun 2024, menjadi 10,14% ditahun 2025.
“Ini harus menjadi perhatian serius buat kita, artinya dari jumlah 2,8 juta penduduk Sultra berarti masih ada sekira 200 sampai 300 masyarakat kita yang berada pada garis kemiskinan,”ujarnya dengan nada prihatin.

Dalam rangka menuntaskan kemiskinan, makanya solusinya adalah anggaran harus tepat sasaran, kalau tidak maka jangan berharap akan menyelesaikan masalah. Tetapi kalau bertindak berdasarkan data maka yakin penurunan angka kemiskinan pasti ada. Penyebab kemiskinan itu bisaji saja karena stunting, apa yang harus dilakukan, karena stunting itu tidak hanya saat mulai dalam kandungan, tetapi setelah lahir harus sudah melakukan perbaikan gizi, sampai dewasa harus didampingi.

“Ini baru persoalan stunting, bagaimana lagi persoalan dapurnya
mungkin harusnya dia makan tiga kali sehari, tapi mohon maaf, mungkin hanya cuma makan dua kali atau bahkan mungkin sekali saja.”Kita bayangkan kalau seandainya dalam satu bulan dia hanya cuma dapat uang sekitar Rp 400 ribu, apa yang harus dilakukan dengan uang sebesar itu,”kata Gubernur.

Dikatakannya bahwa dirinya sering diingatkan oleh istrinya untuk bisa melihat langsung permasalahan dapurnya masyarakat dilapangan” Coba liat langsung didapurnya apa yang dimakan dalam satu hari itu, terus coba lihat di rumah tangganya bisa jalan enggak, satu rumah itu kadang dihuni empat kepala keluarga di situ. Ada neneknya, ada bapaknya, ada anaknya, dan ada cucunya di situ. Coba bayangkan. Dengan kondisi seperti itu apa yang harus kita lakukan. “Karena itu pada kesempatan ini, saya mohon kepada kita semua memulai penyelesaiannya dari data, kalau tidak maka tidak akan ada perubahan,”ungkapnya dengan nada memohon kepada semua bupati/walikota.

Musrenbang dihadiri sejumlah anggota DPR RI dapil Sultra diantaranya H Ahmad Safei, Jaelani, anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, Bupati/Walikota se Sultra, jajaran Kepala Bappeda se Sultra, jajaran Kepala OPD se Sultra, Forkopimda, Sekda se Sultra, dan Bagian Perencanaan se Sultra.(**)

redaksi

Recent Posts

H Husmaluddin; Bertekad Mengembalikan Kejayaan Koni Kolaka

KOLAKA,WN---H Husmaluddin salah satu kandidat terkuat bertekad untuk mengembalikan kejayaan olah raga dibawah naungan Komite…

2 hours ago

Verifikasi Rampung Panitia Serahkan Berkas Bakal Calon Rektor ke Senat USN Kolaka

KOLAKA,WN---Verifikasi rampung panitia serahkan berkas bakal calon Rektor ke Senat Universitas Sembilanbelas November(USN) Kolaka Sulawesi…

4 hours ago

Kolaka Peringkat Pertama Turunkan Angka Stunting

KOLAKA,WN---Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) berhasil menempati peringkat pertama dalam menurunkan angka stunting dengan skor 130,…

4 hours ago

PT Vale IGP Pomalaa Gerak Cepat Bantu Korban Puting Beliung dan Banjir di Pomalaa

KOLAKA,WN---PT Vale Indonesia,Tbk(PT Vale) Industry Growth Project(IGP) Pomalaa reaksi gerak cepat membantu korban puting beliung…

6 hours ago

Rakortekbang, Kolaka Tampilkan UMKM Binaan Dinas Koperasi

KOLAKA,WN---Pelaksanaan Rapat Kordinasi teknis perencanaan pembangunan(Rakortekbang) yang diikuti oleh 17 Kabupaten/Kota se Sulawesi Tenggara(Sultra), yang…

11 hours ago

Fadlansyah; Masalah Terminal Larumbalangi Akan Dimanfaatkan Kembali

KOLAKA,WN---Masalah terminal Larumbalangi sejak dialihkan pengolahannya ke Pemprov Sultra, nampaknya terminal tersebut sudah tidak maksimal…

1 day ago