Categories: Berita

Golden Turtoise Beetle, Kepik Emas yang Cantik

KOLAKA, WONUANEWS- Golden Turtoise Beetle adalah salah satu serangga yang unik.  Jenis serangga yang mungil ini bisa mengubah warna tubuhnya. Serangga kecil cantik ini memiliki ciri khas warna emas mengkilat. Berikut faktanya yang dirangkum dari berbagai sumber:

Ditemukan di Amerika dan Australia

Golden Tortoise Beetle tersebar di Amerika, sekitar Lowa dan Texas selain itu ditemukan juga di Australia. Namun beberapa jenis ditemukan juga di Indonesia. Nama latinnya adalah Charidotella sexpunctata, sejenis spesies kumbang daun dalam keluarga Chrysomelidae.

Kepik Emas dewasa memiliki besar sekitar 5-7 milimeter. Pada badannya seperti terdapat cairan bening dan berwarna keemasan, itulah sebabnya dia disebut Golden Tortoise Beetle atau kepik emas atau kumbang emas.

Dapat merubah warna tubuhnya

Kepik emas bisa merubah warna tubunya dari warna emas menjadi warna merah dengan bintik hitam. Para peneliti menyebutnya mekanisme pertahanan tubuh. Dia merubah warna tubuhnya karena untuk melindungi diri, atau merasa terganggu atau terancam. Pemangsa kumbang ini termasuk parasitoid seperti beberapa jenis tawon.

Selain alasan survive atau bertahan hidup, kepik emas merubah warna tubuhnya untuk menarik lawan jenisnya disaat musim kawin.

Berkembang biak dengan bertelur

Kepik emas biasanya bertelur sehingga 20 biji, telur putih biasanya terlekat di atas dahan atau di belakang daun. Larva yang berbentuk cerucuk, kekuningan atau coklat kemerahan akan muncul dari telur yang menetas dalam tempoh 5 hingga 10 hari

Setelah itu larva membentuk garpu anal berduri dengan menumpukkan kotoran pada tubuhnya. Dalam waktu 1-2 minggu kepompong tersebut akan tumbuh menjadi kepik emas dewasa

Termasuk hama tanaman

Walaupun terlihat cantik, serangga ini ternyata sudah menjadi hama dan musuh bagi para petani. Kepik emas memakan daun-daunan sehingga tanaman menjadi mati. Biasa ditemukan dibeberapa tanaman yang berumbi seperti singkong atau ubi kayu.

Menjadi incaran penghobi

Warnanya yang cantik membuat serangga ini diburu manusia untuk dijadikan hiasan. Bahkan dengan mudah di toko-toko online ada yang menjual kepik emas. Konon bisa juga dijadikan sebagai bahan obat.

 

Redaksi

Recent Posts

PT Vale Cegah Stunting dengan Menghadirkan Dokter Spesial Anak di Baula

KOLAKA,WN--- PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa berupaya mencegah kematian dan…

15 hours ago

USN Kolaka dan IPIP Buka Campus Hiring 2026, Sediakan 15 Posisi untuk Alumni

KOLAKA,WN---Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka bekerja sama dengan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) membuka…

1 day ago

Baznas Kolaka Bantu Pelaku UMKM Pasar Raya Mekongga Sebanyak 100 Orang

KOLAKA,WN---Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) bantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) yang…

2 days ago

Raih Dua Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Membangun Tempat Kerja yang Berpusat pada Manusia

JAKARTA,WN---Perusahaan tambang nikel terintegrasi dan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk(PT Vale) meraih dua penghargaan pada…

2 days ago

Kepala Asosiasi Pasar Raya Mekongga Apresiasi Baznas Kolaka

KOLAKA,WN---Kepala Asosiasi Pasar Raya Mekongga Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) H Darsal memberikan apresiasi kepada Baznas Kolaka.…

2 days ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali

MOROWALI,WN---Di tengah semakin nyata dampak perubahan iklim terhadap kehidupan masyarakat, lingkungan, dan pembangunan ekonomi, aksi…

2 days ago